Tim Gabungan Sidik Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Antonio    •    Selasa, 13 Nov 2018 20:17 WIB
Pembunuhan di Bekasi
Tim Gabungan Sidik Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Antonio.

Bekasi: Polisi membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, Polres Bekasi akan dibantu oleh Polda Metro untuk mengungkap insiden tersebut.

"Pada prinsipnya dengan adanya kejadian ini dari Polda Metro Jaya membentuk tim. Kita bentuk tim dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Bekasi Kota, dan Polsek," kata Argo di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 13 November 2018.

Argo menjelaskan, setiap tim mempunyai anggota masing-masing untuk mengumpulkan informasi dari saksi maupun di lokasi kejadian.

Argo menambahkan, pihaknya juga masih mengumpulkan barang bukti yang diperoleh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Ini tadi sudah kita lakukan olah TKP yang dipimpin oleh Bapak Kapolres, inavis juga ada. Tentunya kita akan mencari, ada apa di situ yang kita temukan, apa sidik jari, barang bukti, kita akan evaluasi dari pada hasil olah TKP tersebut. Nanti hasil olah TKP akan kita gunakan untuk penyidikan lebih lanjut," beber Argo.

Sebelumnya satu keluarga ditemukan tewas di kediamannya. Mereka adalah Diperum Nainggolan (suami), 38 dan Maya Ambarita (istri), 37. Sementara kedua orang anaknya yakni Sarah Nainggolan, 9, dan Arya Nainggolan, 7.

Polisi masih mencari kepastian motif pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengkaji semua dugaan motif yang bisa saja mendasari kejadian tersebut.

Selain itu, polisi menyita satu gunting dari lokasi tewasnya satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dari temuan tersebut, polisi masih akan menyelidiki apakah gunting tersebut digunakan terduga pembunuh saat beraksi.


(DEN)