Terduga Pembunuh Tinggalkan Mobil Setelah Bayar Uang Kontrakan

Antonio    •    Kamis, 15 Nov 2018 16:55 WIB
Pembunuhan di Bekasi
Terduga Pembunuh Tinggalkan Mobil Setelah Bayar Uang Kontrakan
Kontrakan Ammera di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 15 November 2018. Medcom.id/ Antonio.

Bekasi: HS, terduga pembunuh satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat sempat berpura-pura mengontrak di kontrakan Ammera di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Diduga HS mendatangi kontrakan tersebut setelah melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga di Bekasi.

Johan, 55, pemilik Kontrakan Ammera mengatakan, HS datang ke kontrakan miliknya pada Selasa, 13 November 2018 pagi sekitar Pukul 10.30 WIB.

"Datang pada selasa pagi sekitar jam 10.30 WIB, dia nyari kontrakan di sini. Setelah itu meninggalkan mobilnya dan terus ditinggal. Bilangnya mau ambil barang tapi tidak balik lagi," kata Johan saat ditemui di lokasi, Kamis, 15 November 2018.

Baca: Terduga Pembunuh Pasutri di Bekasi Masih Saudara

Saat datang ke tempat tersebut, HS hanya membayar uang muka sebesar Rp400 ribu dari biaya kontrakan sebesar Rp900 ribu/bulan. Lalu, HS menitipkan kendaraannya jenis Nissan X-Trail silver bernopol B 1075 UOK. 

Johan menjelaskan, saat datang untuk mengontrak, HS tidak menunjukan identitas kepada dirinya. Namun, HS sempat melihat kamar kontraknnya. Rencananya, HS akan menempati kamar nomor B 208 di lantai dua.

"Dia enggak meninggalkan KTP, nanti setelah pelunasan, menyusul. Kan masuk dulu baru lunas," jelas Johan.

Saat ini, kendaraan yang dititipkan HS di kontrakan tersebut telah dibawa di Mapolres Metro Bekasi Kota. Mobil tersebut menjadi salah satu bukti dalam kasus pembunuhan satu keluarga tersebut.

Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat. Terduga bernisial HS. "Ya (diduga HS, masih diperiksa intensif)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat diklarifikasi.

Baca; Terduga Pembunuh Pasutri di Bekasi Ditangkap

Berdasarkan informasi yang dihimpun, HS ditangkap di kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat. Namun, Argo belum bisa membeberkan lebih rinci mengenai proses penangkapan itu. Pasalnya, HS masih diperiksa intensif oleh penyidik.

Sebanyak empat orang ditemukan tewas di kediamannya di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 13 November 2018. Empat orang itu merupakan satu keluarga.

Mereka antara lain suami dan istri Diperum Nainggolan, 38, Maya Ambarita, 37, serta dua anak, yakni Sarah Nainggolan, 9, dan Arya Nainggolan, 7


(DEN)