Banjir Tutup Akses Jalan Masuk Desa di Dayeuh Kolot Bandung

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 16 Nov 2017 19:08 WIB
banjir
Banjir Tutup Akses Jalan Masuk Desa di Dayeuh Kolot Bandung
Banjir merendam akses lalu lintas di Desa Lemajang, Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, Kamis, 16 November 2017, MTVN - Octavianus

Bandung: Hujan deras mengguyur wilayah Jawa Barat. Beberapa lokasi di Kabupaten Bandung, Jabar, pun terendam banjir pada Kamis, 16 November 2017.

Banjir merendam kawasan Desa Lamajang, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Dayeuh Kolot. Bahkan banjir menutup akses jalan menuju desa tersebut.

"Kali ini banjirnya lebih besar ketimbang kemarin. Sampai menutupi jalan masuk. Biasanya banjir cepat surut," kata Tatang Nurdiansyah, pemilik warung sembako, di Desa Lamajang.

Tatang mengatakan warga menganggap banjir sebagai hal yang biasa. Warga lebih memilih bertahan di rumah daripada mengungsi.

"Sudah biasa, banjir begini tiap tahun pasti terjadi dibilang bosan ya bosan. Tapi bagaimana lagi harus dihadapi," ucapnya.

Ketinggian banjir bervariasi di beberapa lokasi. Rahmat Sarbini, 37, warga setempat, mengatakan ketinggian banjir di RT dan RT 2 mencapai kurang lebih semeter, atau setinggi lutut orang dewasa.

"Di RT 4 dan 6, banjirnya lebih tinggi, sepaha," ujar Rahmat.

Rahmat memperkirakan banjir susah surut. Sebab, sampah mengendap di aliran sungai. Sehingga saat hujan turun, air sungai meluap dan tak bisa mengalir.

"Kita juga bingung sering dilakukan pembersihan sampah tapi tetap saja numpuk akhirnya ya jadi hambatan juga bikin air banjir susah surut. Ini diperkirakan bisa sampai jam 9 atau jam 10 pagi surutnya," tandasnya.

Terlihat Kendaraan yang melintasi jalan masuk Desa Lamajang, banyak yang berhenti dan para pengendara menuntun motornya. Ada yang memaksa keluar dan masuk jalan utama namun tiba - tiba mogok.

Sementara itu, kemacetan juga terjadi mulai dari Dayeuh Kolot hingga Buah Batu Bandung, pasalnya banyak kendaraan besar seperti truk mendominasi jalanan sore ini.


(RRN)