TKI Asal Indramayu Hilang Kontak 11 Tahun

Ahmad Rofahan    •    Senin, 05 Feb 2018 11:45 WIB
tki
TKI Asal Indramayu Hilang Kontak 11 Tahun
Orang tua menunjukkan ijazah milik Sumiyati. Foto: Medcom.id/Ahmad Rofahan

Indramayu: Sumiyati Binti Raswan Iyas, 29, seorang pekerja rumah tangga (PRT) asal Desa Wanguk, Blok Balong Adem, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hilang kontak dengan keluarganya. Keluarga korban melaporkan kabar Sumiyati sudah tak terdengar hampir 11 tahun. 

Raswan, 66, ayah korban melaporkan hal ini ke Serikat Buruh Migran Indonesia ( SBMl) Indramayu. Ketua SBMI Indramayu Juwarih mengatakan Sumiyati yang berangkat sejak 16 Juni 2006 hanya sekali memberikan kabar, yakni 2007.

Saat itu, Sumiyati mengirimkan surat dengan alamat pengirim Batu Tiga Lama, Blok C5-3A, Dinasty Condo Klang, Klang Selangor, Darul Ensan, Malaysia. "Hanya sekali mengirimkan kabar, sejak tahun 2006," kata Juwarih, Minggu, 4 Februari 2018.

Isi surat yang pernah dikirimkan Sumiyati menjelaskan kondisinya di Malaysia. Dalam surat itu, Sumiyati mengaku dalam keadaan sehat, namun belum pernah digaji oleh majikannya. Ia menyebutkan nama majikannya yaitu Madevi warga Malaysia keturunan Melayu.

Keberangkatan Sumiyati ke Malaysia bertujuan mengubah perekonomian keluarga. Sumiyati direkrut oleh Tarmin, sponsor warga Desa Anjatan, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, dan diberangkatkan melalui PT Triganda, Jelambar, Jakarta Barat.

"Diharapkan bantuannya kepada pemerintah atau instansi terkait untuk membantu menemukan dan memulangkan Sumiyati," kata Juwarih.


(SUR)