668 Rumah di Jabar Rusak Akibat Gempa Selatan Jawa

Antara, Jaenal Mutakin    •    Minggu, 17 Dec 2017 14:19 WIB
gempa bumi
668 Rumah di Jabar Rusak Akibat Gempa Selatan Jawa
Ilustrasi: MTVN/Rakhmat Riyandi

Bandung: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat hingga 16 Desember 2017 pukul 19.00 WIB mencatat 668 rumah rusak akibat terdampak gempa bumi berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR). Kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Jumat, 15 Desember 2017, tersebar di delapan kabupatan/kota.

"Akibat kejadian gempa Tasikmalaya pada 15 Desember 2017 terjadi di delapan kabupaten/kota di 76 Kecamatan, untuk total rumah rusak ialah 668 Unit," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat Dicky Saromi, Minggu.

Dari 668 rumah rusak akibat gempa bumi, jumlah rusak ringan sebanyak 217 unit, rusak sedang sebanyak 291 unit dan rusak berat sebanyak 60 unit.

Sedangkan sarana dan prasarana umum yang rusak, lanjut dia, ialah bangunan SD sebanyak 10 unit, bangunan SMP sebanyak satu unit, bangunan SMA sebanyak 4 unit, masjid 6 unit, perkantoran sebanyak 2 unit, bangunan PAUD, satu unit, bangunan madrasah sebanyak 10 unit, rumah sakit satu unit.

(Baca: Korban Gempa di Ciamis Meninggal karena Tertimpa Tembok)

Dicky menuturkan, Untuk korban jiwa maupun luka-luka sampai saat ini pihaknya belum melakukan pendataan. Namun berdasarkan data yang dihimpun baru dua korban yaitu di Kabupaten Ciamis.

"Yang terkena dampak hanya satu (meninggal) sedangkan yang satu lagi memang karena sakit. Untuk yang luka sampai saat ini yang tercatat baru enam," Ujarnya

Proses renovasi dan rekonstruksi rumah maupun bangunan yang mengalami kerusakan masih menunggu pendataan BPBD. Proses rekonstruksi akan dikoordinasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

(Klik: Intensitas Gempa Menurun)


(SUR)