Ledakan Bom di Kampung Melayu

Adik Ipar Bomber Kampung Melayu Jadi Tersangka

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 02 Jun 2017 14:25 WIB
ledakan di kampung melayu
Adik Ipar Bomber Kampung Melayu Jadi Tersangka
Polisi berjaga di lokasi bom meledak di Kampung Melayu, Jakarta Timur, MI - Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Bandung: Polisi menetapkan seorang warga Garut, Jawa Barat, sebagai tersangka dalam kasus peledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Tersangka berinisial HR itu merupakan adik ipar dari Ahmad Sukri alias AS, terduga pelaku peledakan bom pada Rabu malam 24 Mei 2017.

Baca: Usai-Ledakan, Polisi Korban Bom Kampung Melayu Telepon Orangtuanya

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan penetapan tersangka terhadap HR dilakukan setelah serangkaian pemeriksaan dan penyedikan yang dilakukan Tim Densus 88.

"Sebelumnya, memang sempat dilakukan pemeriksaan hingga tiga kali. Setelah cukup bukti akhirnya kita tetapkan," ungkap Yusri kepada wartawan di Mapolda, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung Jumat 2 Juni 2017.

Yusri menjelaskan, HR diamankan Densus 88 Antiteror pada Rabu 31 Mei 2017. HR diamankan setelah Densus melakukan pengembangan dan penggeledahan terhadap rumah AS di di  Kampung Cempaka, Kelurahan Lebak Jaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Menurutnya, dari hasil pemggeledahan di kediaman AS polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa panci dan alat - alat lainnya yang mengindikasi ke arah perakitan bom

"Diduga, pembuatan atau perakitan bom yang digunakan saat peristiwa di Kampung Melayu itu dibuat di Garut," bebernya.

Yusri menjelaskan hingga saat ini kepolisian telah menetapkan empat tersangka dalam aksi bom bunuh diri Kampung Melayu Jakarta Timur. "Jadi sekarang total ada empat tersangka," tandasnya.


(RRN)