Alat Penghangat untuk Bayi di RSUD Cibabat Cimahi Terbakar

   •    Senin, 12 Sep 2016 17:46 WIB
kebakaran
Alat Penghangat untuk Bayi di RSUD Cibabat Cimahi Terbakar
Ilustrasi alat pemadam api ringan, Ant - Naryo

Metrotvnews.com, Cimahi: Alat penghangat bayi atau infrant warmer di RSUD Cibabat, Kota Cimahi, Jawa Barat, terbakar. Beruntung, petugas dapat memadamkan api sebelum berkobar.

Kebakaran terjadi pada Senin dini hari 12 September. Kebakaran terjadi di Gedung C lantai 4, tepatnya di ruang bersalin RSUD Cibabat.

Sebelum kebakaran, seorang bidan tengah membantu proses persalinan. Api memercik saat bidan sedang menyalakan infant warmer.

Kapolsek Cimahi, Kompol Asep Nandang, mengatakan infant warmer terbakar saat tim medis merawat dua pasien. Satu di antaranya dalam proses persalinan. Seorang lain baru menjalani pemeriksaan Ultrasonografi (USG).

"Pegawai yang mengetahui kejadian langsung mengevakuasi semua pasien yang ada di ruang bersalin," kata Asep.

Setelah api berkobar, pegawai RSUD berusaha memadamkan api. Beruntung api padam.

"Api dapat dipadamkan setengah jam kemudian oleh pekerja RSUD Cibabat dengan menggunakan 16 alat pemadam api ringan (APAR) yang ada di lokasi rumah sakit," lanjut Asep.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun pasien sempat panik. 

Satuan Reskrim mencari tahu penyebab kebakaran. Polisi mengumpulkan barang bukti dan keterangan sejumlah saksi.

Kepala Seksi Penunjang Medis RSUD Cibabat, dr Mulyati menerangkan alat infant warmer sebenarnya baru mau digunakan untuk membantu proses kelahiran salah satu pasien.

"Alat penghangat bayi ini baru mau digunakan, setelah listrik dikonekkan baru timbul asap," terangnya.

Mulyati menduga, terbakarnya alat ini karena korsleting listrik. Untuk menghindari kejadian serupa, pihaknya telah memindahkan pasien ke tempat yang lebih aman. Sedangkan tempat kejadian untuk sementara tidak bisa digunakan.

Laporan Media Indonesia


(RRN)