Puluhan Toko Jamu di Bekasi Ditutup karena Jual Miras

Antonio    •    Kamis, 19 Apr 2018 12:07 WIB
razia mirasmiras oplosan
Puluhan Toko Jamu di Bekasi Ditutup karena Jual Miras
Puluhan botol miras yang diciduk dari razai di Kota Bekasi, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/Antonio

Bekasi: Polres Metro Bekasi Kota menutup 28 toko jamu yang menjual minuman keras (miras) oplosan berbagai merek. Polisi menargetkan tak ada lagi minuman keras beredar saat Ramadan

Wakasat Narkoba Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Albert Papilaya mengatakan, pihaknya menyita belasan ribu botol miras dan ratusan liter miras oplosan dari razia miras.

(Baca: Penjual Miras Oplosan Ditangkap saat Razia)

Sudah ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan karena menjual miras oplosan. Saat ini, kepolisian tengah memburu produsen miras.

"Semalam kami juga melakukan razia, dan mendapatkan 400 botol minuman keras dari toko jamu dan toko biasa," ujarnya.

(Baca: Lagi, Peracik Miras Oplosan di Bekasi Ditangkap)

Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah meminta aparatur pemerintahan di kelurahan dan kecamatan membantu kepolisian dalam memberantas minuman keras. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi juga diterjunkan untuk memberantas miras.

"Sekecil apapun informasi di lapangan yang menyangkut minuman keras harus segera dilaporkan agar ditindaklanjuti," tambahnya.

(Baca: Pemilik Pabrik Miras Oplosan Diburu)


(SUR)