Korban Miras Oplosan di Cicalengka Jadi 20 Orang

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 09 Apr 2018 19:13 WIB
miras oplosan
Korban Miras Oplosan di Cicalengka Jadi 20 Orang
ilustrasi-medcom.id

Bandung: Korban minuman keras (miras) oplosan terus bertambah. Jumlah korban yang datang ke RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencapai 45 orang terhitung sejak Jumat 6 April hingga Senin 9 April 2018.

"Sampai hari ini, yang meninggal itu total 20 orang. Satu di antaranya sudah meninggal ketika datang ke sini," kata Dirut RSUD Cicalengka Yani Sumpena, Senin 9 April 2018.

Dia mengungkap, jumlah pasien yang ada di RSUD Cicalengka sebanyak 17 orang. Yakni delapan dirawat inap, dan 11 orang dirawat di intalasi gawat darurat (IGD).  Sedangkan sisanya sudah dibolehkan pulang.

"Kunjungan pasien dengan keluhan yang sama," ungkapnya. 

Yani menuturkan, keluhan pasien yang datang yaitu mata kabur, mual dan muntah. Dari total pasien yang datang, empat di antaranya memaksa pulang sedangkan dua lainnya dirujuk ke RS Hasan Sadikin.

"Kita belum bisa memastikan kandungan apa yang diminum. kepolisian sudah mengambil sampelnya," paparnya.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, pihaknya akan memproses hukum penjual miraas oplosan. Dia menambahkan, tengah merazia sejumlah wilayah di Jabar yang diduga menjual miras oplosan. 

"Mulai kejadian tadi pagi, razia bersama bpom, yang ilegal kita sita semua," pungkasnya 


(LDS)