Jalur Puncak Bogor Diwacanakan Ganjil Genap

Rizky Dewantara    •    Sabtu, 06 Oct 2018 12:51 WIB
sistem ganjil genap
Jalur Puncak Bogor Diwacanakan Ganjil Genap
Jalur Puncak Bogor. Medcom.id/ Rizky

Bogor: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor berencana memberlakukan sistem ganjil genap kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sistem tersebut bertujuan untuk kemacetan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hasby Ristama mengungkapkan, penerapan ganjil genap di Jalan Raya Puncak Bogor baru sekadar usulan.

"Rencana penerapan (ganjil genap) ke depannya akan dibahas bersama pihak kepolisian, pemerintah daerah, dan kementerian terkait," kata Hasby kepada Medcom.id, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Menurut Hasby, kawasan Puncak Bogor memungkinkan untuk diterapkannya sistem ganjil genap. Apalagi setiap akhir pekan jumlah kendaraan melintas Jalur Puncak mencapai 40 ribu unit.

"Sedangkan kapasitas Jalur Puncak sepanjang 21 kilometer sekitar 20 ribu kendaraan. Sangat terlihat perbandingan jumlah dan kapasitas berbeda jauh," ungkap dia.

Ia juga menyatakan, selama 31 tahun Polres Bogor hanya menerapkan sistem satu arah guna mengurangi kemacetan. Hal ini sudah tidak relevan mengatasi kemacetan di wilayah Puncak Bogor.

Meski demikian, Hasby mengaku, saat ini Polres Bogor baru akan mematangkan wacana sistem ganjil genap lintas instansi kepolisian, pemerintah daerah, dan kementerian. Sistem ganjil genap Jalur Puncak hanya berlaku pada kendaraan pribadi dan kendaraan berpelat di luar Bogor (F).

"Wacana ini pun mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan maupun Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), ke depannya rencana ganjil genap akan dikaji bersama-sama," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengaku, usulan penerapan ganjil genap di jalur Puncak Bogor sangat baik.

"Kami akan kaji, Kami juga akan bantu Pemkab Bogor terkait usulan tersebut," kata Bambang Prihartono, saat dihubungi Medcom.id, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Lebih lanjut, ia menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Bogor terkait penyediaan kendaraan pengangkut massal di kawasan Puncak Bogor khusus ke lokasi wisata.

"Jadi wisatawan tak perlu membawa kendaraannya masuk ke wilayah Puncak, harus ada penataan dan lokasi agar kepadatan kendaraan bisa terurai. Untuk penerapan pelat nomor ganjil genap nantinya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah," ujar Bambang.


(ALB)