Komunitas Ini Sediakan Ojek Gratis saat Angkot Mogok

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 29 Sep 2017 15:25 WIB
taksi onlinetransportasi berbasis aplikasi
Komunitas Ini Sediakan Ojek Gratis saat Angkot Mogok
Relawan dari Forkoci Cirebon sedang mengantarkan pelajar pulang ke rumah masing-masing. Foto: MTVN/Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Sopir angkot di seluruh Kota Cirebon mogok hingga empat hari ke depan. Warga pun kerepotan mencari angkutan.

Namun, Forum Komunitas Orang Cirebon  (Forkoci) menyediakan ojek gratis untuk para pelajar.

"Ini bentuk keprihatinan kita dengan adanya polemik transportasi yang tidak segera berakhir," kata Choy, juru bicara Forkoci Cirebon,  Jumat 29 September 2017.

Choy bersama 13 rekan lainnya, menyediakan sarana transportasi gratis untuk para pelajar. Seluruh armada itu disiagakan di sekitar kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Mereka mangkal di sekitar sekolah yang ada.

"Untuk saat ini baru di sini (lemahwungkuk). Karena disini banyak sekolah. Armadanya juga baru 14," kata Choy.


Relawan penyedia jasa ojek gratis dari Forum Komunitas Orang Cirebon  (Forkoci). Foto: MTVN/Ahmad Rofahan

Armada yang diberi nama Jekfree ini khusus untuk pelajar. Karena mereka menilai masyarakat umum  bisa menggunakan moda transportasi alternatif lain.

"Pelajar itu keuangannya terbatas. Jadi kita khususkan buat pelajar saja. Kita hanya mengantarkan ketika pulang, kalau berangkat sudah diantar orang tua masing-masing,"ujar Choy.

Forkoci berencana akan menyediakan ojek gratis ini hingga Senin depan. Ia masih terus menggalang dukungan dari komunitasnya ikut terlibat. Selain Forkoci, Choy juga mengajak komunitas dan juga warga lain untuk ikut.

"Armada yang sudah ada saat ini, masih sangat kurang. Jadi, saya mau mengajak yang lainnya juga untuk bergabung," ujar Choy.


Relawan penyedia jasa ojek gratis dari Forum Komunitas Orang Cirebon  (Forkoci). Foto: MTVN/Ahmad Rofahan

Pelajar pun mengaku sangat terbantu dengan adanya ojek gratis yang disediakan oleh Forkoci. Karena, mereka kesulitan untuk mendapatkan transportasi saat pulang sekolah.

Pihak kepolisian dan instansi lain sudah menyediakan sarana transportasi gratis. Namun jumlahnya belum memadai.

"Sangat membantu, karena bingung pulangnya mau naik apa," ujar salah satu pelajar.


(SUR)