NasDem Jabar Akui Deddy Mizwar Pesaing Terberat Emil

Cikwan Suwandi    •    Selasa, 18 Apr 2017 20:01 WIB
pilkada 2018
NasDem Jabar Akui Deddy Mizwar Pesaing Terberat Emil
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Metrotvnews.com/ Jaenal Mutakin

Metrotvnews.com, Karawang: Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jawa Barat mengusung Ridwan Kamil alias Emil dalam Pemilihan Gubernur Jabar 2018. Namun, NasDem tak menutup mata bahwa Emil bakal mendapat saingan berat dari Deddy Mizwar yang kini duduk sebagai Wakil Gubernur Jabar.

Saat ini Emil menjabat sebagai Wali Kota Bandung dengan rekam jejak yang baik. Sementara Deddy Mizwar bakal melaju dalam Pilgub Jabar 2018.

Ketua DPW Partai NasDem Jabar, Saan Mustopa, mengaku Deddy sebagai calon petahana yang kuat. Saan mengungkapkan itu berdasarkan pada hasil survei partai.

"Tetapi Kang Emil yang belum terlalu show up juga sudah unggul," kata Saan optimistis, Selasa 18 April 2017.

Meski demikian, kata Saan, popularitas Emil lebuh unggul. Sebab Emil berasal dari kalangan politik profesional dan setengah selebriti.

Menurut Saan untuk memenangkan kang Emil di Pilgub Jawa Barat, pihaknya mengaku akan terus memperkuat dan menambah kantong-kantong suara di sejumlah daerah lainnya yang merupakan basis partai NasDem di Jawa Barat.

"Kita ini unggul di Pantura. Ini terbukti seperti di Karawang, Bekasi, Purwakarta, Subang, Indramayu dan Cirebon kita memiliki sebanyak 24 kursi," kata dia.

Selain itu pihak NasDem, disebutkan Saan tengah melakukan komunikasi intens dengan sejumlah petinggi partai untuk menjadi koalisi mendukung kang Emil. Seperti Partai Golkar, PKB dan PAN.

"Kami juga sudah menjalin komunikasi dengan beberapa petinggi partai Golkar, PKB dan PAN. Karena kita ini sudah punya 5 kursi," kata dia.

Ketika ditanya wartawan mengenai siapakah yang cocok untuk mendampingi Kang Emil. Saan menyerahkan hal tersebut pada Emil.

"Bukan tidak mungkin akan berpasangan dengan siapapun seperti kang Dedi Mulyadi , bisa saja kan. Karena memang dengan Golkar saja kita cukup untuk maju lebih dari 20 kursi," pungkasnya.


(RRN)