Puluhan Moge Bodong di Jabar Segera Diserahkan ke Bea Cukai

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 19 Sep 2017 19:13 WIB
pemalsuan dokumen
Puluhan Moge Bodong di Jabar Segera Diserahkan ke Bea Cukai
Ilustrasi -- MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Bandung: Sebanyak 26 motor besar (motor gede/moge) dan tiga mobil mewah disita Polda Jabar karena teridentifikasi menggunakan STNK palsu. Seluruh barang bukti tersebut segera diserahkan dan ditangani pihak Bea Cukai.

"Nanti bea cukai yang mengurus, karena ini ranah kepabeanan. Bisa jadi nanti re-eksport, artinya dieksport kembali ke negara asal atau akan dilelang," kata Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di kantornya, Jalan Soekarno Hatta, Bandung Jawa Barat, Selasa 19 September 2017.

Agung menuturkan, pihaknya baru saja melakukan penyitaan dua kendaraan mewah di Batam. "Ada dua kendaraan lagi, yaitu Lamborgini dan Ferrari. Keduanya juga tidak memiliki surat kendaraan resmi, namun menggunakan STNK palsu," paparnya.

(Baca: Polda Jabar Bongkar Gembong Pembuat STNK Moge Bodong)

Menurut Agung, pihaknya akan semakin rutin melakukan razia kendaraan di jalanan sebagai kelanjutan pengembangan kasus STNK palsu. "Saya percaya, pasti akan ada laporan dari masyarakat mengenai masalah ini dan kita siap bergerak," tegasnya.

Terkait kegiatan besar-besaran yang akan digelar oleh salah satu klub moge di Bandung, Agung menegaskan akan memberikan izin. "Namun, syaratnya kendaraan tersebut (moge) harus memiliki surat-surat yang sah," pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Jabar membongkar kasus pemalsuan STNK dan penjualan moge tak bersurat serta mencokok tiga tersangka. Dari tangan SJ, ED, UR, polisi menyita 350 STNK palsu dan 26 unit moge tak terdaftar.

(Baca: Bisnis STNK Palsu Buat Negara Merugi Ratusan Miliar Rupiah)

Secara kasat mata, STNK tersebut hampir mirip seperti aslinya. Salah satu pembedanya adalah logo Tribata yang tidak dimiliki STNK bodong tersebut.

Moge yang dijual juga tidak memiliki surat-surat legal. Kendaraan tersebut tidak terdaftar di bea cukai.

Ongkos pembuatan STNK satu motor gede dibanderol Rp4 juta hingga Rp5 juta. Tidak hanya moge, mereka juga menerima jasa pemalsuan STNK mobil.


(NIN)