Jalur Skywalk Cihampelas Diperpanjang 250 Meter

Roni Kurniawan    •    Kamis, 09 Aug 2018 19:13 WIB
infrastruktur
Jalur Skywalk Cihampelas Diperpanjang 250 Meter
Suasana Skywalk Cihampelas tahap pertama yang dibangun oleh Pemkot Bandung pada 2017 silam.

Bandung: Pemerintah Kota Bandung kembali melanjutkan pembangunan Skywalk Cihampelas, Kamis 9 Agustus 2018. Pembangunan tahap kedua area pedestrian di atas Jalan Cihampelas itu menelan anggaran sebesar Rp9 miliar dalam APBD Kota Bandung 2018.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Arief Prasetya, proses lelang untuk pembangunan Skywalk Cihampelas tahap kedua telah selesai dan langsung dilakukan pengerjaan fisik. Area pedestrian sepanjang 250 meter itu akan disambungkan dengan skywalk tahap pertama yang telah dibangun pada 2017 silam.

"Tahap dua sudah lelang dan sudah sosialisasi, sudah siap dilakukan pemancangan tiang-tiangnya. Sekarang sudah mulai dengan panjang 250 meter, anggaran Rp9 miliar," ujar Arief di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis 9 Agustus 2018.

Baca: Skywalk Jilid Dua Segera Hadir di Bandung

Arief menuturkan, design skywalk tahap kedua tidak mengalami perbedaan dengan yang tahap pertama. Yakni terdapat tempat duduk serta beberapa tanaman yang akan mempercantik area pedestrian di atas ruas jalan tersebut.

"Desainnya sama, itu nanti membentang dari Jalan Cihampelas sampai dekat jembatan Pasopati," sambungnya.

Untuk pengerjaan proyek, Arief mengatakan akan dilakukan dua sistem kerja yakni siang hari pengerjaan yang berada di pinggir jalan, sedangkan malam hari khusus untuk pengerjaan yang membentang di Jalan Cihampelas. Hal itu dilakukan, lanjut Arief, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan.

"Siang hari kita bekerja di pinggir dan malam kerja yang melintangnya. Jadi bagi wargi Bandung mohon maaf kita ada pembangunan skywalk tahap dua, targetnya empat bulan sudah beres," ungkapnya.

Sementara itu fungsi Skywalk Cihampelas jilid kedua hanya dipergunakan untuk area pedestrian. Pasalnya diakui Arief, rancangan pembangunan skywalk tersebut tidak diperuntukkan pedagang kaki lima (PKL) seperti yang terjadi di skywalk tahap pertama.

"Tidak ada para pedagang, khusus untuk pedestrian," tegas Arief.


(ALB)