Polresta Depok akan Periksa Pengembang Apartemen Margonda Residence

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 15 Aug 2018 19:05 WIB
prostitusiprostitusi online
Polresta Depok akan Periksa Pengembang Apartemen Margonda Residence
ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi.

Depok: Polresta Depok akan memanggil pihak terkait dalam kasus pengungkapan kasus prostitusi online yang beroperasi di Apartemen Margonda Residence 2 Kota Depok, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Bintoro mengatakan, penyidik akan memanggil pemilik kamar, perantaranya (broker) dan pengembang Apartemen Margonda Residence 2.

"Ya tentunya, baik broker, pemilik kamar maupun pengembang apartemen ini akan segera kita panggil, karena memang kamar-kamar apartemen itu disewakan," kata Bintoro di Mapolresta Depok, Rabu, 15 Agustus 2018.

Baca: Polresta Depok Bongkar Praktik Prostitusi di Apartemen

Bintoro menjelaskan, untuk tarif kamar perharinya dihargai Rp200 ribu pada hari biasa, sedangkan hari libur Rp250 ribu.

Menurut Bintoro, para penjaja seks komersial tersebut biasa memesan lewat media sosial instragram, milik broker atau perantara pemilik kamar apartemen.

"Apartemen ini juga, bisa disewa jam-jaman. Jadi, mereka ini sudah punya broker langganan," jelas Bintoro.


(DEN)