Pasutri Diduga Dibunuh di Cirebon Keluarga Keraton

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 31 Jul 2018 18:43 WIB
penemuan mayat
Pasutri Diduga Dibunuh di Cirebon Keluarga Keraton
umah pasutri yang ditemukan tewas dirumahnya. (Ist)

Cirebon: Pasangan suami istri (pasutri) EJ dan RS, yang ditemukan tewas di rumahnya, di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ternyata merupakan keluarga Keraton Kasepuhan Cirebon.

Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadingrat, membenarkan informasi tersebut. Meski, Arief tak membeberkan secara jelas hubungan tersebut. "Betul, korban adalah keluarga Keraton Kasepuhan," ujar Arief saat dihubungi Medcom.id, Selasa 31 Juli 2018.

Arief mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya pasutri yang menjadi korban dugaan pembunuhan itu. Dia mengaku prihatin, dengan peristiwa tersebut. 

"Semoga beliau diterima amal ibadahnya," ujar Arief.

Pangeran Arief berharap, polisi bisa segera mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut dan bisa segera menangkap pelakunya.

Kasatreskrim Polresta Cirebon AKP Rynaldi mengatakan, di bagian tubuh kedua korban ditemukan bekas sayatan benda tajam dan pukulan benda tumpul. Namun pihaknya masih belum memastikan penyebab kematian keduanya.

"Ada luka sayatan pada tubuh korban EJ. Sedangkan korban RS, terdapat bekas pukulan benda tumpul, di bagian kepala bagian belakang dan tengkuk leher belakang," ungkapnya.

Polresta Cirebon masih menyelidiki dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui sebab kematian EJ dan RS. Seperti diketahui, jasad EJ dan RS ditemukan pertama kali oleh anak mereka. EJ dan RS ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Kini jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Losarang untuk autopsi.

Baca: Pasutri Ditemukan Tewas Mengenaskan


(LDS)