Korban Banjir Karawang Kesulitan Air Bersih

   •    Selasa, 15 Nov 2016 16:18 WIB
banjir
Korban Banjir Karawang Kesulitan Air Bersih
Foto ilustrasi banjir di Karawang Barat. (Media Indonesia/Firman Saragih)

Metrotvnews.com, Karawang: Meski ketinggian surut, banjir masih menggenangi permukiman warga di Kecamatan Telukjambe Barat dan Karawang Barat sekitar Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sebagian warga korban banjir mengeluhkan minimnya persediaan air bersih.

"Listrik di daerah ini masih padam. Jadi kita susah dapat air bersih," kata Asep, salah seorang warga korban banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, dikutip Antara Selasa (15/11/2016).

Ia mengaku rumahnya sudah terendam banjir sejak Senin (14/11/2016) dini hari. Sebelumnya, ketinggian air yang merendam rumahnya mencapai sekitar 2 meter.

Dia dan warga lainnya mengungsi ke lokasi lebih aman. Namun, di lokasi itu, dia mengaku kesulitan mendapat air bersih lantaran listrik padam. "Sejak kemarin, saya belum mandi. Untuk masak juga harus beli air mineral di warung, karena tidak ada persediaan air bersih di lokasi pengungsian," kata dia.

Baca: Banjir Karawang Rendam 5.789 Rumah di 12 Desa

Keluhan kesulitan air bersih juga dialami korban banjir di Kampung Gempol Rawa, Kelurahan Tanjungpura. Mereka mengeluhkan hal itu karena pemkab belum menyuplai air bersih untuk korban banjir.

Kalau saat banjir tahun-tahun sebelumnya, kata Marsa, ada suplai air bersih dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Karawang. "Tapi sekarang belum ada," kata warga korban banjir di Kampung Gempol itu.

Melansir data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karawang, banjir sejak Senin dini hari telah melanda 12 desa kelurahan di lima kecamatan. Sedikitnya 5.789 unit rumah terendam banjir. Sedangkan korban banjir mencapai 13 ribu jiwa dari 9 ribu keluarga.


(SAN)