Jalur Kereta Selatan dan Utara Cirebon Lumpuh Total akibat Banjir

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 23 Feb 2018 13:08 WIB
jalur kereta api
Jalur Kereta Selatan dan Utara Cirebon Lumpuh Total akibat Banjir
Ilustrasi kereta api. Foto: Antara/Septianda

Cirebon: Jalur kereta Cirebon arah selatan dan utara lumpuh total akibat banjir. Banjir terjadi karena Sungai Cisanggarung meluap.

Manager Humas Daop III Cirebon Krisbiyantoro mengatakan, awalnya hanya jalur selatan saja yang tidak bisa dilintasi. Namun, jalur utara juga dilaporkan tidak bisa dilintasi pada pukul 11.30 WIB.

"Kami baru mendapatkan informasi, bahwa jalur utara juga tidak bisa dilintasi,” kata Kris di Cirebon, Jawa Barat, Jumat, 23 Februari 2018.

Untuk jalur selatan, banjir merendam wilayah di antara Stasiun Ciledug dan Ketanggungan. Banjir merendam sepanjang 1.100 meter dan membuat gogosan (rel menggantung) sepanjang 700 meter. Sedangkan untuk wilayah utara, banjir merendam jalur kereta api antara Stasiun Tanjung dan Losari.

"Jadi, dua jalur baik utara dan selatan tidak bisa dilintasi,” kata Kris.

Sejumlah kereta yang seharusnya melintas jalur selatan, sempat diinstruksikan untuk melintas melalui jalur utara. Kereta yang menggunakan jalur utara akhirnya tidak bisa melanjutkan perjalanan menyusul lumpuhnya jalur.

Ada empat kereta yang sebelumnya sudah memutar dari arah selatan menuju utara, yaitu Sawunggalih jurusan Pasar Senen-Kutoarjo, Sawunggalih jurusan Kutoarjo-Pasar Senen, Argo Diwpangga, dan Fajar Yogya.

"Kereta tersebut tertahan di sejumlah stasiun, mulai dari Losari hingga Tegal,” kata Kris.

 


(SUR)