Gugatan terhadap Guru Besar IPB Dicabut

Rizky Dewantara    •    Rabu, 17 Oct 2018 19:13 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Gugatan terhadap Guru Besar IPB Dicabut
Suasana persidangan kasus gugatan PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) terhadap saksi ahli Bambang Hero Saharjo, dari IPB (Institut Pertanian Bogor) yang ditunjuk oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), di Pengadilan Negeri Cibinong, Rabu (17/10). M

Bogor: PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) akan mencabut gugatan terhadap Guru Besar bidang Perlindungan Hutan Institut Pertanian Bogor (IPB) Bambang Hero. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor, Jawa Barat, meminta JJP melengkapi berkas sebelum mencabut gugatan.

Sedianya, PN Cibinong menggelar sidang perdana gugatan JJP terhadap Bambang, Rabu, 17 Oktober 2018. Namun, dalam sidang, JJP menyatakan mencabut gugatan.

"Penggugat adalah perusahaan. Dalam perkara perdata, harus dilampirkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dari perusahaan tersebut jika ingin mencabut gugatan," ujar Ketua Majelis Hakim Ben Ronald Situmorang di PN Cibinong.

Baca: Akademisi UI Sebut Keterangan Ahli tak Dapat Digugat

Ronald memberikan waktu kepada penggugat untuk melengkapi berkas-berkas gugatan pada Rabu, 24 Oktober 2018. Ronald menambahkan sidang perdana ditunda pada pekan depan. Agenda sidang adalah memanggil kedua pihak dan melihat kelengkapan administrasi berkas pencabutan gugatan. 

"Pekan depan merupakan finalisasi kelengkapan berkas. Kasus ini masih ada di tangan penggugat, apakah setelah mencabut berkas akan melakukan gugatan lain," pungkas Ronald.

Sementara itu, kuasa hukum PT JJP Didik Harsono mengaku berkas gugatan masih belum lengkap. Artinya perlu disempurnakan lagi, terkait gugatan.

Terkait kelengkapan berkas, sambung dia, pihaknya masih mendiskusikan lebih lanjut bersama tim kuasa hukum dan jajaran direksi PT JJP. Yang jelas ada poin-poin yang akan pihaknya tambahkan dan masih dalam pengkajian. 

"Ada hal krusial dan temuan baru yang mesti dimasukkan, sekarang dalam tahap validasi. Makanya kami mencabut dulu berkas gugatannya," ungkap Didik di PN Cibinong, Jawa Barat, Rabu, 17 Oktober 2018.

Baca: Guru Besar IPB Digugat Perusahaan Pembakar Lahan

Meski demikian, ia menyatakan, kenapa pihaknya melakukan gugatan terhadap saksi ahli terlebih dahulu. Nanti pasti akan menginduk ke instansi terkait, namun ada tahapannya, jadi tunggu saja.

"Kami akan terus berupaya mencari keadilan. Karena ada peluang melakukan gugatan perbuatan saksi ahli yang digunakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dari IPB, yaitu Basuki Wasis dan Bambang Hero," tuntasnya.

Sebelumnya, Bambang Hero Saharjo digugat Rp510 miliar oleh PT JJP. Gugatan terhadap Bambang berawal saat ia diminta menjadi saksi ahli oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Bambang dalam perkara itu diminta menghitung kerugian negara atas kebakaran hutan di Riau yang disebabkan oleh PT Jatim Jaya Perkasa pada tahun 2013. Perkara itu pada akhirnya dimenangi oleh KLHK dan PT JJP dinyatakan bersalah dan dihukum denda Rp1 miliar.

PT JJP ternyata merasa keberatan dengan keterangan yang disampaikan Bambang. Mereka lantas menggugat balik Bambang. Laporan gugatan itu diajukan ke Pengadilan Negeri Cibinong dengan Nomor 223/pdt.g/2018/pn.cbi.


(DEN)