700 Santri Mengikuti Seleksi Magang di Jepang

Ahmad Rofahan    •    Senin, 10 Dec 2018 14:39 WIB
MagangProgram Magang
700 Santri Mengikuti Seleksi Magang di Jepang
700 santri mengikuti seleksi untuk magang di Jepang, Senin, 10 Desember 2018. Medcom.id/ Ahmad Rofahan.

Cirebon: 700 santri mengikuti seleksi untuk magang di Jepang. Seleksi ini diselenggarakan Kementrian Tenaga Kerja dan IM Japan, bekerjasama dengan Balai Pelatihan Pemagangan Pondok Pesantren Gedongan Cirebon (BP3GC). Mereka yang lolos seleksi, nantinya akan ditempatkan magang di sejumlah perusahaan di Jepang selama tiga tahun.

Kasubdit Pemagangan Kemenakertrans Nita Dwi Apriliawati mengatakan, program magang ke Jepang sudah berlangsung selama 25 tahun. Program ini berjalan mulai dari 1993.

"Bahkan ada alumni pemagangan ini, yang sudah memiliki pekerja puluhan orang di bidang teknik dan infrastruktur, setelah pulang magang dari Jepang," kata Nita di Cirebon, Jawa Barat, Senin, 10 Desember 2018.

Nita menjelaskan, seleksi juga dilakukan di sejumlah wilayah lainnya. Namun untuk di pondok pesantren, hanya di Pesantren Gedongan Cirebon dan salah satu pondok pesantren di Jombang, Jawa Timur. Dalam seleksi ini, selain dilihat tes tulis, juga ada tes fisik yang harus diikuti oleh seluruh peserta.

"Hal ini penting, karena cuaca di sana (Jepang) sangat berbeda jauh dengan Indonesia," jelas Nita.

Sementara itu Kepala IM Japan Indonesia, Masanobu Komiya mengatakan, pihaknya tidak membatasi kuota yang akan diberangkatkan ke Jepang. Pihaknya siap menerima berapapun peserta yang lolos seleksi. Oleh karena itu, jumlah peserta magang yang diberangkatkan dalam setiap bulannya dari Indonesia, cukup bervariasi, tergantung berapa peserta yang lolos.

"Berapapun yang lolos seleksi, akan kita berangkatkan," jelas Masanobu.

Masanobu mengatakan, Jepang membutuhkan banyak tenaga kerja, namun dalam program magang ini, tujuan utamanya adalah memberikan pengalaman kepada peserta agar bisa ikut berkontribusi utnuk Indonesia.

Masanobu mengungkapkan, dari sejumlah negara yang ia tangani, Indonesia merupakan negara yang paling banyak mengirim peserta magang setiap tahunnya.


(DEN)