Bahaya Kantong Plastik Berwarna pada Daging Kurban

Roni Kurniawan    •    Rabu, 16 Aug 2017 18:23 WIB
idul adha
Bahaya Kantong Plastik Berwarna pada Daging Kurban
Sapi untuk hewan kurban. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Elly Wasliah mengimbau seluruh pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM) tidak menggunakan kantong plastik berwarna untuk membungkus potongan daging kurban.

Menurut Elly, kantong plastik berwarna menggandung zat berbahaya dan bisa menempel pada potongan daging. Hal itu pun telah disampaikan kepada pengurus DKM sebelum pelaksanaan pembungkusan daging hewan kurban.

"Diimbau tidak menggunakan kantong plastik yang berwarna, misalnya hitam saat membungkus potongan daging kurban," kata Elly dikantornya Jalan Arjuna, Kota Bandung, Rabu 16 Agustus 2017.

Elly mengatakan, kantong plastik berwarna terutama hitam mengandung zat karsinogen yang berbahaya bagi kesehatan. Pasalnya, kantong tersebut merupakan hasil dari proses daur ulang.

"Selama ini, kan, masih banyak yang pakai kantong plastik berwarna, kebanyakan warna hitam. Jadi kita anjurkan pakai yang bening untuk membungkus daging kurban," tutur dia.

Guna memastikan hal itu, Dinas Pangan dan Pertanian pun menerjunkan tim postmortem yang merupakan satuan petugas untuk mengecek langsung kondisi daging potong kurban ke seluruh tempat pemotongan hewan termasuk di masjid-masjid.

"Tim ini nanti yang akan mengecek kondisi daging dan kantong plastik yang digunakan untuk membungkus daging kurban itu," pungkasnya.


(SAN)