Libur Paskah, Daop Bandung Tambah Kereta

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Sabtu, 31 Mar 2018 11:21 WIB
liburan paskah
Libur Paskah, Daop Bandung Tambah Kereta
Kereta tambahan di Daop 2 Bandung

Bandung: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menambah rangkaian kereta api berbagai tujuan hingga Minggu 1 April 2018. Penambahan kereta itu dalam rangka menyambut libur panjang, dan libur Paskah.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus mengatakan penjualan tiket kereta api mulai Jumat-Sabtu 31 Maret 2018, ke arah timur sudah mencapai 100%.

"Okupansi hingga saat ini rata-rata sudah 100% sehingga ditambahkan kereta Lodaya tujuan Balapan Solo. saat ini ketersediaan tiket kereta masih ada,” kata Joni saat dihubungi Medcom.id, Sabtu 31 Maret 2018.

Joni menuturkan selain ke arah timur, kereta Argo Parahyangan ke arah Jakarta pun ditambah perjalanannya mulai Kamis 29 Maret dan Minggu 1 April 2018.

Ada 14 perjalanan KA Argo Parahyangan dari Bandung menuju Jakarta, Keberangkatan paling awal adalah pukul 04.15 WIB dan keberangkatan paling akhir adalah pukul 22.30 WIB. Sementara pada tanggal 30 dan 31 keberangkatan paling akhir dari Bandung adalah pada pukul 20.50 WIB. 

“Pemesanan tiket bisa dilakukan selama 24 jam melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, Contact Center 121, gerai minimarket, jaringan PPOB, website dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang telah bekerja sama dengan PT KAI,” terang Joni. 

Selanjutnya Joni menerangkan, untuk pemesanan di loket reservasi stasiun dibuka mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB. Khusus untuk pemesanan tiket melalui E-Kiosk (vending machine) di stasiun dilayani mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. 

Joni menerangkan, untuk pemesanan melalui KAI Access penumpang akan mendapatkan banyak keuntungan. Salah satunya adalah fasilitas khusus E-Boarding yang tidak ada di chanel lainnya. 

E- Boarding diklaim memudahkan penumpang untuk proses boarding di stasiun karena tidak perlu lagi mencetak tiket boarding pass. 

“Penumpang cukup menunjukkan e-boarding pada layar smartphone kepada petugas boarding yang kemudian akan discan dan akan muncul di layar komputer. Mereka cukup memperlihatkan identitasnya tanpa harus mencetak lagi tiket boarding pass,” pungkasnya.



(ALB)