Jalur Puncak Bisa Dilalui Roda Empat

Rizky Dewantara    •    Jumat, 30 Mar 2018 13:50 WIB
longsorbencana longsor
Jalur Puncak Bisa Dilalui Roda Empat
Sejumlah pekerja sedang membenahi ruas Jalan Raya Puncak di Puncak Pass. Medcom.id/Rizki

Bogor: Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI, Ditjen Bina Marga pada Kementerian PUPR, Atyanto Busono menyatakan bahwa Jalur Puncak Bogor pascalongsor yang terjadi di Desa Ciloto, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, saat ini kondisinya layak untuk dilintasi kendaraan roda empat.

"Kalau soal jalan masih layak untuk dilintasi, kondisi jalan masih stabil. Jadi yang terkena longsor itu hanya di bronjong yang sedang dalam pengerjaan di bahu jalan Puncak Pass Resort. Jalan ini masih bisa dilintasi kendaraan tapi dengan catatan bukan kendaraan berat," ungkapnya, saat meninjau lokasi longsor, Kamis, 29 Maret 2018.

Meski demikian, sambung dia, pihaknya masih terus memantau menggunakan alat pendeteksi pergerakan tanah di lokasi longsor. Itu Dilakukan untuk mengetahui kondisi jalan setiap saat. 

Ia menembahkan, nantinya hasil kajian ini akan dikoordinasikan dengan kepolisian, TNI, pemerintah daerah setempat dan Dinas Perhubungan.

"Nanti dari sini kita akan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membuka Jalur Puncak agar sementara dapat dilintasi kendaraan kecil seperti mobil. Ya mudah-mudahan cepat dibuka karena kasihan juga masyarakat, apalagi pekan ini masuk libur panjang," ungkap Atyanto.

Baca: 3 Bangunan Rusak Parah Akibat Longsor di Puncak




Dirinya juga mengungkapkan penyebab longsor di Desa Ciloto, Kabupaten Cianjur lantaran adanya aliran air di bawah tanah dan kondisi lingkungan yang berubah sehingga kembali longsor.

"Kondisi lingkungan harusnya banyak pohon-pohon yang menyangga, tetapi diperuntukan untuk bangunan jadi harus ditata ulang. Intinya secepatnya kami akan lakukan perbaikan longsor ini," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Danrem 061/Suryakancana Kolonel Inf Mohamad Hasan mengatakan kajian yang dilakukan Kementerian PUPR ini akan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk memastikan kapan kendaraan kecil dapat melintas di jalur tersebut.

"Kan yang membuat keputusannya nanti bukan dari sepihak, tapi semua pihak yang terlibat. Kami akan laporkan ke atasan kami masing-masing untuk koordinasi. Jadi ini harus hasil keputusan bersama, apakah akan dibuka dengan kategori kendaraan kecil saja atau teknis lainnya seperti apa lihat nanti," paparnya. 



(ALB)