Imam Besar Al-Azhar Ingatkan Umat Islam Menjadi Penengah

Rizky Dewantara    •    Selasa, 01 May 2018 16:52 WIB
konferensi ulama
Imam Besar Al-Azhar Ingatkan Umat Islam Menjadi Penengah
Imam Besar Al-Azhar (tengah) berjalan bersama Presiden RI, Din Syamsudin, dan rombongan menuju lokasi KTT Ulama di Istana Bogor, Selasa 1 Mei 2018, Medcom.id - Rizky

Bogor: Wasatiyyat Islam atau Islam menjadi jalan tengah merupakan konsep yang disampaikan Imam Besar Al-Azhar Ahmad Muhammad Ath-Thayeb di Bogor, Jawa Barat. Syeikh Al-Azhar menjadi pembicara dalam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia di Istana Bogor, Selasa, 1 Mei 2018.
 
"Yang artinya, agama Islam menjadi penengah," kata Imam Besar Al-Azhar.

Di dalam Alquran, lanjut Imam Besar Al-Azhar, Allah SWT menyebutkan umat Islam harus berlaku adil. Bagi beberapa ulama, kata wasat berarti seseorang yang paling baik dan adil. Sehingga wasat memiliki konotasi positif.

Baca: Imam Besar Al-Azhar Mesir akan Kunjungi Indonesia

Imam Besar Al-Azhar mengingatkan umat Islam tidak bertindak ekstrem. Justru, ungkapnya, ekstremisme bukan tindakan yang baik.

Tapi, ungkapnya, beberapa kelompok memiliki pandangan berbeda mengenai arti kata wasat. Perbedaan itu yang mengakibatkan umat Islam pecah.

"Konflik pun terjadi antar sesama muslim," lanjutnya.

Tindakan ekstrem, ujarnya, merupakan perbuatan dosa. Pelakunya terlalu berani dan berlebihan hingga merugikan banyak pihak.

Pernyataan Imam Besar Al-Azhar itu sesuai dengan tema KTT Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia di Bogor. Yaitu Wassatiyat Al Islam.

Sebanyak 100 ulama dan cendekiawan Islam datang dari beberapa negara ke acara tersebut. Acara berlangsung mulai 1 hingga 3 Mei 2018.

Baca: Jokowi: Ulama Berperan Penting bagi Perdamaian Dunia

Acara itu dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo. Imam Besar Al-Azhar mendapat undangan sebagai tamu istimewa dalam kegiatan itu.


(RRN)