Pemkot Bandung Bangun Tol Air di Pagarsih

Roni Kurniawan    •    Kamis, 19 Oct 2017 15:28 WIB
banjir
Pemkot Bandung Bangun Tol Air di Pagarsih
Proses pembangunan tol air di Jalan Pagarsih telah dimulai sejak 16 Oktober 2017 kemarin sebagai upaya untuk mengatasi banjir.

Metrotvnews.con, Bandung: Jalan Pagarsih, Kota Bandung kerap dilanda banjir ketikan hujan lebat. Pemerintah Kota Bandung pun kini memulai proyek pembangunan tol air di kawasan tersebut sebagai upaya untuk menanggulangani banjir.

Pantauan Metrotvnews.com, proyek pengerjaan tol air tersebut mulai dilakukan Senin 16 Oktober 2017. Proyek tersebut merupakan bagian dari normalisasi Sungai Citepus yang kerap meluap ketika hujan turun.

"Proyek pembangunan tol air ini ditargetkan beres pada Desember 2017," kata pelaksana proyek Dadan Wardana saat ditemui di Jalan Pagarsih, Kota Bandung, Kamis 19 Oktober 2017.

Dadan mengatakan, proyek tersebut dilakukan sepanjang 150 meter di Jalan Pagarsih dan menggunakan 3/4 badan jalan yang telah dihancurkan. Sebab nantinya di bawah ruas jalan itu akan dipasang box culvert atau gorong-gorong dengan lebar 5 meter, tinggi 4 meter dan ketebalan 1,2 meter.

"Sekarang kita gali hampir 3/4 badan Jalan Pagarsih untuk pasang saluran box culvert terus nanti kita cor pakai beton," lanjutnya.

Diakuinya, saluran baru itu nantinya akan mengurangi debit air Sungai Citepus sehingga terbagi dua sepanjang 150 meter. Aliran air itu pun akan bermuara di salah satu jembatan kecil di kawasan Pagarsih yang telah dilakukan pelebaran.

"Ini untuk mengurangi debit sungai ini, karena dialihkan sebagian ke saluran baru sampai jembatan dengan jarak 150 meter," pungkasnya.

Jalan Pagarsih merupakan langganan banjir ketika terjadi hujan. Pasalnya aliran sungai Citepus di kawasan tersebut kerap menluap, bahkan sempat menyeret kendaraan roda empat pada tahun 2016 lalu.



(ALB)