PDIP tak Ingin Terburu-buru Menentukan Pilihan di Pilgub Jabar

Jaenal Mutakin    •    Minggu, 29 Oct 2017 15:52 WIB
pilgub jabar 2018
PDIP tak Ingin Terburu-buru Menentukan Pilihan di Pilgub Jabar
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Bandung: PDI Perjuangan tak ingin terburu-buru memilih sosok untuk bertarung pada pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat 2018. Apalagi, kondisi politik di Jabar disebut masih cukup cair.

"Kita masih mengamati partai lain," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat di Bandung, Jabar, Minggu 29 Oktober 2017.

(Baca: Delapan Tokoh Jabar Cari Perhatian ke PDIP)

Djarot mengaku, pihaknya masih mengamati peta perpolitikan di Tanah Pasundan menjelang pemilihan kepala daerah serentak 2018. Menurutnya, kondisi politik di Jabar sangat dinamis, sehingga apa pun masih bisa berubah. Termasuk kemungkinan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Dalam politik, tidak ada yang tidak mungkin," pungkasnya.

(Baca: PDI Perjuangan Pertimbangkan Calon Eksternal untuk Pilgub Jabar)

Sebagai informasi, PDI Perjuangan memiliki 20 kursi di Jawa Barat. Ini berarti partai berlambang kepala banteng ini bisa mengusung calon sendiri pada pilgub Jabar 2018.

Ada sejumlah nama yang disebut-sebut akan diusung PDI Perjuangan, antara lain Puti Guntur Soekarnoputri, Tubagus Hasanuddin, Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Irjen Anton Charliyan, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Iwa Karniwa.

 


(NIN)