Polisi Tangkap Sindikat Penjualan Kukang di Jabar

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 18 Oct 2016 16:51 WIB
satwa langka
Polisi Tangkap Sindikat Penjualan Kukang di Jabar
Petugas memperlihatkan kukang jawa yang diperjualbelikan para pengepul. Foto: Polda Jabar

Metrotvnews.com, Bandung: Sindikat perdagangan kukang jawa, salah satu satwa yang dilindungi, diringkus Direskrimsus Polda Jawa Barat, Selasa 18 Oktober 2016.

"Mereka terdiri dari lima orang, yakni dua pengepul hewan dan tiga pemburu," kata Wakil Direskrimsus Polda Jabar, AKBP Diki Budiman di Mapolda, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Diki menuturkan awal pengungkapan kasus tersebut yaitu ketika petugas membekuk pemilik kukang berinisial AS. Setelah dikembangkan, ternyata AS membeli kukang dari pengepul. Dari sana petugas kemudian membekuk pengepul berinisial HA dan BF di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung.

"Kita dapat informasi ini dari LSM pecinta satwa. Para tersangka biasa berdagang hewan langka ini melalui Facebook. Kita juga menangkap pemburunya yaitu JN, KU, dan AC," kata dia.

Dari tangan para pengepul petugas menyita 34 ekor kukang jawa dan satu kura-kura.

Dari pengakuan para pengepul, mereka membeli kukang dari para pemburu Rp50 ribu per ekor. Kukang ini sebagian besar diburu di Garut, Sumedang, Cililin, Cianjur, Sukabumi, dan Tasikmalaya. Para pengepul menjual ke konsumen Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

Hingga kini kelima pelaku telah mendekam di bui Mapolda Jabar. Para pelaku dijerat Pasal 40 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman hukumannya lima tahun penjara.

 


(UWA)