Zilvia Iskandar Beberkan Kiat Jadi Jurnalis

Rizky Dewantara    •    Sabtu, 21 Apr 2018 15:38 WIB
metro tvjurnalistik
Zilvia Iskandar Beberkan Kiat Jadi Jurnalis
Pembaca berita dan pembawa acara Metro TV Zilvia Iskandar saat memberikan pelatihan jurnalistik di hadapan ratusan mahasiswa. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Bogor: Pembaca berita dan pembawa acara Metro TV Zilvia Iskandar membocorkan kiat menjadi jurnalis di hadapan ratusan mahasiswa pada acara Broadnalistic, Pelatihan Eksternal Broadcasting dan Journalistic, di Auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Kampus IPB, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Mengusung tema Reporting The Great News Beyond The World, peserta pelatihan jurnalistik Zilvia mengajak mahasiswa yang ingin terjun di dunia jurnalistik harus berani mencoba banyak hal.

Dia juga menyarankan mahasiswa mengikuti seluruh kegiatan dan bidang yang berkaitan dengan jurnalistik. Dari situlah akan diketahui bidang mana yang cocok dengan seorang jurnalis.

Namun, dia mengingatkan jurnalis memiliki tugas dan tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi. Beban besar tak akan bisa dipikul jika seorang jurnalis tak kritis.

Seorang jurnalis  harus bisa membuat naskah berita, mencari berita, informasi dan membangun jaringan dengan narasumber. Riset juga tak kalah penting jika ingin membuat berita.

"Jadi untuk membuat naskah berita, informasi harus dicek dan jangan dari satu narasumber. Kita harus menampung informasi dari semua pihak" terangnya, di Auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Kampus IPB, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 21 April 2018.

Zilvia pun 'buka-bukaan' proses pembuatan berita ke para mahasiswa. Dia mempertontonkan video hasil liputan dan bagaimana jurnalis televisi menyajikan pemberitaan.

Dunia jurnalis pun tak lagi terbatas di platform cetak dan televisi, kini ada media online yang menjadi salah satu model media massa.

Apapun medianya, produk jurnalistik harus bisa dipertanggungjawabkan. "Saran saya harus selalu kritis, cek dan ricek berita yang akan dibuat. Harus berani dalam menentukan arah pemberitaan yang akan disampaikan ke khalayak," tandasnya.


(SUR)