Bocah SD Melapor Dugaan Pelecehan Seksual di Depok

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 06 Jun 2018 13:28 WIB
pelecehan seksualpelecehan bocah
Bocah SD Melapor Dugaan Pelecehan Seksual di Depok
ilustrasi-medcom.id

Depok: Belasan bocah SD di kawasan Pondok Duta, Kelapa Dua, Jawa Barat, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang guru. Orang tua salah satu korban, dan empat orang korban kini tengah melapor di Mapolresta Depok. 

"Hari ini saya melaporkan agar bisa diusut tuntas, menurut anak-anak katanya seluruh siswa kelas enam putra," ungkap orang tua korban MF, AK, ditemui di Mapolres Depok, Jalan Margonda, Rabu, 6 Juni 2018.

AK mengungkap, pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawa umur dilakukan oleh WAR, 23. AK menuturkan, dari pengakuan korban, pelaku menyuruh korbannya membuka celana di dalam kelas. 

"Kejadiannya di kelas, kalau enggak mau nanti katanya nilai dikurangin. Tapi kalau mau, bisa naik tingkat pramuka dan nilainya baik," bebernya.

AK menegaskan, mereka menjadi korban sejak menginjak kelas lima. Dalam rentan waktu yang berbeda-beda. 

"Situasinya beda tapi semua kejadiannya di sekolah, guru-guru lain enggak tahu, orang tua enggak tahu. Karena anak anak bungkam semua," paparnya.

Dia mengungkap, ada sekitar 15 bocah SD yang menjadi korban. Tapi, yang berani melapor baru empat orang. Salah satunya, ialah angkatan yang telah lulus. 

"Tapi kita semua harus menunggu fisum dan pemeriksaan polisi terlebih dulu," tandasnya.

Pantauan Medcom.id, AK datang bersama sejumlah orang tua korban dan anak-anak yang diduga menjadi korban WAR. Mereka melapor ke Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Mapolres Depok.


(LDS)