SBY Ingatkan Pilkada 2018 harus Berjalan Sesuai Moral dan Etika

Rizky Dewantara    •    Jumat, 05 Jan 2018 10:34 WIB
pilkada serentak
SBY Ingatkan Pilkada 2018 harus Berjalan Sesuai Moral dan Etika
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyapa kader dalam pertemuan di Cibinong, Bogor, Jumat, 5 Januari 2018, Medcom.id - Rizky Dewantara

Bogor: Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018 dan Pemilu 2019 harus berjalan sesuai moral serta etika politik. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Pernyataan Politik Awal Tahun di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Presiden ke-6 RI itu, penyelenggaraan Pilkada dan Pemilu penting. Sehingga semua pihak, termasuk kader Demokrat, harus turut melaksanakan kegiatan tersebut dengan aman.

"Secara moral, Pilkada dan Pemilu harus berlangsung jujur, adil, dan demokratis," kata SBY di depan ribuan kader di Cibinong, Jumat, 5 Januari 2018.

Partai Demokrat menjadi salah satu partai yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. SBY mengingatkan peserta pemilihan tak menghalalkan segala cara untuk memenangkan kontestasi. Termasuk, tak menggunakan kekuatan uang untuk menghancurkan pesaingnya.

Integritas pun menjadi hal penting. Menurut SBY, Pilkada 2018 merupakan pemilihan kepala daerah dengan jumlah peserta yang banyak. Yaitu, pemilihan gubernur di 17 provinsi dan 154 pemilihan bupati/wali kota.

Sementara Pemilu 2019 merupakan pemilihan pertama yang berlangsung serentak untuk memilih legislatif dan presiden.

"Jadi, jajaran penyelenggara pemilu harus merencanakan, menyiapkan, dan melaksanakan kegiatan pemilu dengan baik. Jangan sampai terjadi kesalahan yang sifatnya prinsip," terang SBY.

Demokrat, lanjut SBY, juga mengingatkan lembaga negara untuk netral. Ia mencontohkan Badan Intelijen Negara, Polri, dan TNI. 

Pers pun harus independen. Sebab, pers berperan sebagai media massa yang mengakomodasi kebutuhan rakyat, bukan pemilik modal.

"Hubungan media massa dan pemerintah harus baik, tidak menghilangkan kritisnya. Pemberitaan harus fair dan berimbang," tegasnya.

Terakhir, SBY meminta negara menjamin keamanan rakyat yang menjatuhkan pilihannya. Demokrat, ungkap SBY, menilai rakyat makin matang menentukan pilihan.

"Kami harus menghormati pilihan rakyat. Jangan melakukan intimidasi dan jangan ada yang menghalangi kehendak rakyat," tutupnya. 

SBY menyampaikan lima pandangan tersebut di depan ribuan kader di Cibinong. Kader menyambut pidato politik SBY dengan gempita.

SBY dan kader kompak mengenakan baju berwarna biru dengan logo partai. Hadir pula Ibu Ani Yudhoyono dalam kegiatan tersebut.


(RRN)