Polisi Menyita Lima Bom Molotov dari Tangan Terduga Teroris di Cirebon

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 19 Sep 2017 13:31 WIB
terorisme
Polisi Menyita Lima Bom Molotov dari Tangan Terduga Teroris di Cirebon
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Bandung: Sebanyak lima bom molotov disita dari tangan terduga teroris di Cirebon, Jawa Barat. Ia juga membawa airsoft gun, sebilah sangkur, dan beberapa tulisan tentang ajaran radikalisme.

"Saat disergap dan dilakukan penggeledahan, kita temukan lima bom molotov yang telah diberi minyak dan sumbu," kata Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Bandung, Jawa Barat, Selasa 19 September 2017.

(Baca: Jelang Presiden Mendarat di Cirebon, Pria Bawa Airsoft Gun Dibekuk)

Agung menjelaskan, sasaran utama terduga teroris tersebut adalah polisi. Tujuan awalnya adalah melawan dan mendapatkan senjata petugas yang tengah menjaga Festival Keraton di Cirebon.

"Dia memang menyasar polisi, syukur-syukur bisa dapat senjata, apalagi laras panjang," tambah Agung.

Agung membenarkan, terduga teroris adalah anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Namun, pelaku bergerak sendirian saat penangkapan.

"Dia ini anggota JAD lama. Hingga saat ini, dia masih mengalami pemeriksaan di Polres Cirebon" tegasnya.

(Baca: Terduga Teroris di Cirebon Anggota JAD)

Agung menghimbau, setiap anggota Kepolisian yang bertugas di lingkungan hukum Polda Jabar agar tidak gentar melawan dan menindak terduga teroris. "Kita lawan perilakunya (terduga teroris), bukan orangnya. Sesuai perintah dari Kapolri juga, polisi tidak boleh takut dan harus saling melindungi. Masyarakat pun terayomi," lanjutnya.

Sebelumnya, polisi menangkap seorang pria berinisial IM di sekitar Bandara Cakrabuwana, Cirebon, pada Senin 18 September 2017. Di bandara itu, Presiden Joko Widodo bakal mendarat untuk mengikuti acara penutupan Festival ke-XI Keraton Nusantara.

 


(NIN)