Pemkot Bekasi Minta Transpatriot Ditambah 50 Unit

Antara    •    Rabu, 03 Jan 2018 16:26 WIB
transportasi
Pemkot Bekasi Minta Transpatriot Ditambah 50 Unit
Bus Transpatriot melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani, Bekasi, Jawa Barat -- ANT/Risky Andrianto

Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi mengajukan 50 unit tambahan bus Transpatriot kepada Kementerian Perhubungan. Penambahan ini demi mendukung perluasan jaringan trayek bus Transpatriot.

"Saat ini, Transpatriot baru menyasar dua trayek. Ke depan kita perluas jaringannya di seluruh kecamatan di Bekasi," kata Kepala Bidang Pengembangan Perhubungan Dinas Perhubungan Bekasi M. Solikhin di Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 3 Januari 2017.

Menurut Solikhin, usulan penambahan bus itu telah disampaikannya kepada Kemenhub pada akhir 2017 dengan pertimbangan program pengalihan pengendara pribadi kepada angkutan umum massal. "Semangatnya adalah mengurangi titik kemacetan yang ada di Bekasi," ujarnya.

Solikhin menjelaskan, bus Transpatriot yang kini sudah tersedia di Bekasi baru berjumlah 11 unit untuk trayek Terminal Induk Kota Bekasi-Harapan Indah dan Terminal Induk Kota Bekasi-Pondokgede. Masih membutuhkan tambahan 50 unit bus jenis 3/4 untuk memaksimalkan pengangkutan penumpang di 12 kecamatan.

"Rencananya, bus ini menjadi armada pengumpan ke sejumlah kawasan bisnis di Bekasi dengan mengitari sejumlah pusat perbelanjaan, perhotelan, perkantoran, apartemen, dan permukiman penduduk," lanjut Solikhin.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menambahkan, usulan terkait penambahan bus diharapkannya bisa dikabulkan dalam waktu dekat. "Usulannya sudah kita kirim ke Kementrian Perhubungan. Semoga segera direalisasikan secepatnya," katanya.

Saat ini, kata Rahmat, pihaknya sedang membuka peluang untuk sejumlah daerah agar masyarakat beralih menggunakan transportasi massal. Peluang itu yang kemudian digunakan Pemkot Bekasi untuk meminta bantuan pengadaan bus di wilayahnya.

"Permintaan bantuan ini berdasarkan arahan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang kita tembuskan kepada Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Pemkot Bekasi telah melakukan pengadaan sembilan unit TransPatriot untuk beroperasi tahun ini yang menelan anggaran sebesar Rp11 Miliar menggunakan APBD tahun 2017.


(NIN)