Korban Kebakaran di Bandung akan Dipindah ke Rusun Rancacili

Roni Kurniawan    •    Sabtu, 05 May 2018 14:45 WIB
kebakaran
Korban Kebakaran di Bandung akan Dipindah ke Rusun Rancacili
Pjs Wali Kota Bandung M. Solihin meninjau lokasi kebakaran di Karees Kulon, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Sabtu 5 Mei 2018. (Medcom.id/Roni K)

Bandung: Pemerintah Kota Bandung berencana merelokasi 43 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran di Karees Kulon, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong pada Kamis 3 Mei 2018 lalu. Mereka akan direlokasi ke rumah susun (rusun) Rancacili, di kawasan Ciwastra, Kota Bandung.

Pejabat sementara Wali Kota Bandung M Solihin mengatakan, saat ini korban kebakaran ditempatkan di Hotel Harapan Indah yang masih berada di kawasan Karees Kulon. Pemkot Bandung pun akan membayar sewa 23 kamar yang digunakan oleh warga selama empat bulan ke depan.

"Selama empat bulan ini, masyarakat tinggal di Harapan. Insya Allah dari APBD Kota Bandung ada dana tak terduga," ujarnya saat meninjau lokasi kebakaran, Sabtu 5 Mei 2018.

Baca: Warga Mencari Barang Berharga Sisa Kebakaran di Bandung

Solihin mengaku, Pemkot Bandung tidak bisa membangun kembali 26 bangunan yang terbakar melalui APBD di lokasi bekas kebakaran. Pasalnya tanah tersebut milik BUMN PT KAI, sehingga Pemkot Bandung tak memiliki kewenangan untuk membangun.

"Ini tanah PT KAI, karena itu kita kembalikan ke PT KAI terlebih dahulu. Sampai saat ini kita harus mendata dulu apakah masyarakat yang tinggal disini penyewaan atau tidak," sambungnya.

Solihin akan mempertimbangkan dahulu sebelum merelokasi warga ke rusun Rancacili. Karena banyak warga Karees Kulon bersekolah dan bekerja di area yang tak jauh dari tempat tinggal.

"Sekolah dan pekerjaan masyarakat menjadi pertimbangan kita juga. Kita akan cari solusi jalan keluar untuk mensejahterakan semua, pemeintah dan masyarakat," urainya.

Baca: Bocah Lima Tahun Jadi Korban Kebakaran di Bandung


(LDS)