805 Ribu KTP-el Rusak Disimpan di Bogor

Rizky Dewantara    •    Kamis, 31 May 2018 11:47 WIB
e-ktpktp
805 Ribu KTP-el Rusak Disimpan di Bogor
Ilustrasi. Antara/Irwansyah Putra

Bogor: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan jumlah kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) rusak dari seluruh daerah di Indonesia disimpan di gudang aset Kementerian Dalam Negeri. Gudang terletak di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri di Kecamatan Salabenda, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Kabar yang beredar itu salah, Saya pastikan bukan jutaan jumlahnya hanya 805 ribu E-KTP" ujar Tjahjo Kumolo saat menyambangi Gudang Penyimpanan di Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 30 Mei 2018.

Tjahjo juga menjelaskan, pihaknya menyimpan data ratusan ribu KTP-el yang rusak seperti asal KTP-el hingga jenis kerusakannnya.

"Semua data lengkap, dari daerah mana, kerusakannya apa, itu di berita acaranya ada semua, hanya belum berani dimusnahkan saja, jadi disimpan di sini saja," papar dia.

Meski demikian, ia mengaku bahwa pihaknya belum memusnahkan KTP-el yang rusak. Sebab, seluruh kartu masih tersangkut persoalan kasus KTP-el yang belum tuntas.

"Kalau dimusnahkan kemudian diminta menunjukkan barang bukti kan repot, untuk itu KTP-el ini hanya digunting saja, agar tidak menimbulkan prasangka," jelasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa Gudang Penyimpanan Kemendagri sendiri bukan hanya dijadikan sebagai tempat menyimpan KTP-el yang rusak saja, melainkan juga barang lainnya seperti dokumen tak terpakai, properti kantor dan lain sebagainya.

"Gudang ini bukan gudang KTP saja. Jadi kabar di medsos itu tidak benar," tuntas Tjahjo.


(SUR)