Jumlah Polisi di Depan Markas Ditambah

Octavianus Dwi Sutrisno, Antonio    •    Senin, 14 May 2018 16:53 WIB
Teror Bom di Surabaya
Jumlah Polisi di Depan Markas Ditambah
Polisi memeriksa barang bawaan warga yang hendak berurusan di Mapolres Metro Bekasi, Senin 14 Mei 2018, Medcom.id - Antonio

Bekasi: Polisi memperketat pengamanan di sejumlah wilayah setelah serangkaian bom meledak di Surabaya, Jawa Timur. Bukan hanya rumah ibadah, pengamanan ekstra ketat juga dilakukan di markas polisi.

Di Bekasi, Jawa Barat, polisi memeriksa warga yang mendatangi Mapolres Metro Bekasi Kota, Senin 14 Mei 2018. Polisi mengenakan rompi dan menyandang senjata api berjaga di depan markas.

"Anggota yang kami siapkan itu sebanyak 12 orang dan dua polisi wanita. Biasanya hanya 8 orang," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari.

Petugas mengecek identitas tamu. Barang bawaan dan tubuh tamu pun diperiksa.

Pengamanan juga dilakukan di Polresta Depok. Bukan hanya Mapolres, kata Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resort Kota Depok Kompol Agung, pengamanan juga di semua kantor polsek.

"Yang jelas dari kemarin malam kita sudah lakukan pengamanan," ungkap Agung saat ditemui di Gedung Balairung Universitas Indonesia, Depok.

Ia mengatakan Polresta Depok berkoordinasi dengan TNI. Termasuk, pengamanan di sekitar Universitas Indonesia saat debat publik kedua Pemilihan Gubernur Jabar 2018 berlangsung nanti malam.

"Ini juga, sudah kita koordinasikan dengan pihak TNI, pengamanan dan pengawalan mulai dari pasangan calon maupun, dalam dan luar gedung kita lakukan," pungkasnya.



(RRN)