Polisi Incar Oknum PNS di Pungli Bongkar Muat Pasar Bogor

Mulvi Muhammad Noor    •    Kamis, 10 Nov 2016 21:27 WIB
pungutan liar
Polisi Incar Oknum PNS di Pungli Bongkar Muat Pasar Bogor
AS, 35 salah seorang pelaku yang diduga melakukan pungli bongkar muat di Pasar Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat. Foto: Metrotvnew.com/Mulvi

Metrotvnews.com, Bogor: Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Bogor Kota kembali menangkap pelaku yang diduga mengutip pungutan liar pada aktivitas bongkar muat di Pasar Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat. Polisi menduga dugaan pungli ini melibatkan oknum pegawai pemerintah daerah. 

Dua pelaku yang ditangkap masing-masing AS, 35 dan YS, 39, merupakan preman pasar yang ditugaskan untuk memungut uang retribusi. Salah satunya, yakni YS sempat ditangkap pada operasi tangkap tangan sebelumnya, Senin 31 Oktober lalu. 

"Ini merupakan dampak dari penangkapan oleh bapak Kapolres kemarin terkait dugaan pungutan liar yang diduga melibatkan pegawai negeri sipil atau pejabat yang digaji pemerintah," ujar Kepala Satreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Candra Sasongko di kantornya Kamis (10/11/2016). 

Baca: 4 Tahun Berpraktik Pungli, 3 Preman Pasar di Bogor Diringkus

Pada penangkapan kali ini, polisi menyita barang bukti berupa karcis bongkar muat, uang tunai sekitar Rp400 ribu, dan sebilah celurit. Para pelaku mengaku sudah melakukan aktifitasnya selama 2 hingga 4 tahun. 

"Akan kami dalami, apabila terbukti (ada oknum PNS yang terlibat) akan kami kenakan pasa 12 E UU Tipikor delik suap," kata Candra. 

Salah seorang pelaku, AS, mengaku menerima upah Rp75 ribu untuk satu hari bertugas menarik retribusi. Setiap bertugas, ia bisa memungut uang retribusi lebih dari Rp1 juta dengan jumlah karcis antara 40 sampai 50 lembar. 

"Uang itu buat setor lagi, buat ke kantor PD Pasar. Berapa karcis keluar, itu yang saya setorkan," kata dia.


(UWA)