Bupati Purwakarta Panggul Bantuan untuk Korban Banjir Karawang

Reza Sunarya    •    Selasa, 15 Nov 2016 18:49 WIB
purwakarta ads
Bupati Purwakarta Panggul Bantuan untuk Korban Banjir Karawang
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, memanggul sendiri bantuan untuk korban banjir di Karawang (Foto:Reza Sunarya)

Metrotvnews.com, Kawarang: Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambangi korban banjir di Rawa Gempol Tanjung Pura Kabupaten Karawang. Dia mengirim bantuan berupa 3 ribu nasi bungkus untuk para korban banjir.

Didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang Sri Rahayu, Dedi Mulyadi turun untuk meninjau kondisi secara langsung. Dedi pun menyempatkan melihat aliran sungai Citarum yang hampir meluap.

Menurut Dedi, banjir di utara Jawa Barat sebenarnya bisa diantisipasi. Salah satunya, dengan mengembalikan fungsi kawasan berupa daerah resapan air.

"Ini ada danau yang dipenuhi eceng gondok. Seharusnya ini dikeruk lagi. Saya kira ada 5 hektare luasnya. Ini bisa menampung air daripada lama dibiarkan, yang ada nanti berdiri bangunan," ujar Dedi.


Bupati Purwakarta meninjau banjir di Karawang (Foto:Reza Sunarya)

Selain itu,Bupati yang identik dengan pakaian khas Sunda itu mengusulkan agar segera dibangun danau Cibeet. Danau tersebut berfungsi untuk mengurangi volume aliran sungai Cibeet yang bermuara di Citarum.

"Banjir ini kan dari berasal dari luapan anak sungai Citarum, karena di Jatiluhur kondisinya masih normal jadi pintu tidak dibuka. Menurut saya, sebaiknya segera dibuatkan danau di Cibeet untuk menampung agar air tidak langsung bermuara ke Citarum," kata Dedi.

Banjir di Rawa Gempol diperkirakan akibat luapan anak sungai Cibeet yang berumuara di sungai Citarum. Banjir setinggi sepinggang orang dewasa hingga mencapai 2 meter itu merendam rumah dari 700 kepala keluarga. Banjir yang menerjang lima RT ini mengakibatkan sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.


Bupati Purwakarta makan nasi bungkus bersama korban banjir di Karawang (Foto:Reza Sunarya)

Salah satu korban banjir, Apep (28), mengatakan, banjir belum surut sejak Jumat, 11 November 2016. Ketinggian air bertambah jika turun hujan.

Atas kunjungan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Apep mengucapkan syukur. Bupati Purwakarta dinilai tetap peduli, meski Karawang bukan termasuk wilayah Purwakata. Sementara, kata Apep, Pemkab Karawang belum ada yang datang memberikan bantuan.

"Saya juga heran pihak kelurahaan belum datang ke sini. Kang Dedi ke sini alhamdulillah, sudah memberikan bantuan dan cukup meringankan warga," kata Apep penuh syukur.


(ROS)