Kasus Narkoba di Jabar Mengalami Peningkatan

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 18 Sep 2017 16:20 WIB
narkoba
Kasus Narkoba di Jabar Mengalami Peningkatan
Ilustrasi narkotika

Metrotvnews.com, Bandung: Kasus narkoba yang ditangani Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat kurun 2017 meningkat. Peningkatan kasus narkoba hingga 150 persen, dibanding tahun 2016.

"Tahun lalu (2016) kita hanya menangani 20 kasus, sedangkan tahun ini peningkatannya sangat besar," kata Kepala BNN Jabar, Brigjen Pol Rusnadi di Kantor BNN, Jalan Antapani, Bandung, Senin 18 September 2017.

Rusnadi menuturkan, ada 70 kasus narkoba yang ditangani dari awal Januari hingga September 2017. Kasus narkoba terutama jenis ganja sangat menarik untuk diselundupkan. Sebab melihat pundi- pundi uang dari penjualan barang haram tersebut juga cukup menggiurkan.

"Satu kilo ganja dalam bentuk paket, senilai Rp5-7 juta. Seperti yang kita gelar hari ini (220 kg ganja) bila dihitung seluruhnya mencapai Rp2 miliar lebih," paparnya.

Selain itu, pangsa pasar untuk mencari peminat narkoba jenis ganja ini cukup mudah seperti di tempat-tempat hiburan malam. Para pengedar juga biasa menjual di kalangan SMA hingga perguruan tinggi.

"Ada beberapa wilayah di Jabar yang menjadi lokasi penyebaran narkoba seperti Tasikmalaya, Depok, Bogor dan Karawang," ujarnya.

Menurut Rusnadi, penyelundupan narkoba ke wilayah Jawa Barat, kerap dilakukan pelaku dengan main kucing-kucingan dengan petugas.

"Seperti kemarin kan yang pengungkapan ganja 300 kilogram. Mereka menggunakan jalan pelabuhan Tanjung Priok untuk mengelabui petugas. Nnah yang sekarang (220 Kg ganja) malahan dia menggunakan Pelabuhan Bakauheni. Oleh sebab itu, untuk setiap pemeriksaan kita selalu Mambawa alat untuk mendeteksi keberadaan pelaku, selain itu juga kita meminta bantuan unit K9 milik polisi," ujarnya.


(ALB)