Ketua Panitia Pengadaan Buku Aksara Sunda Divonis 4,5 Tahun

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 02 Aug 2017 19:37 WIB
kasus korupsi
Ketua Panitia Pengadaan Buku Aksara Sunda Divonis 4,5 Tahun
Saeful Rohman dalam sidang di PN Bandung. (Metrotvnews.com/Octa)

Metrotvnews.com, Bandung: Majelis hakim menjatuhkan vonis empat tahun enam bulan penjara pada Saeful Rohman, selaku ketua panitia pengadaan buku aksara Sunda pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

"Mengadili terdakwa, secara sah menetapkan masa tahanan empat tahun enam bulan penjara, dikurangi masa proses persidangan," ungkap Ketua Majelis Hakim Judianto di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan Re Martadinata, Kota Bandung, Rabu, 2 Agustus 2017.

Baca: Kasus Korupsi Pengadaan Buku Aksara Sunda Terus Didalami

Putusan lebih rendah daripada tuntutan jaksa lima tahun penjara. Vonis didasarkan pada pertimbangan memberatkan. Yakni, tidak mendukung program pemerintah yang tengah memberantas kasus korupsi. Pertimbangan meringankan adalah terdakwa berlaku sopan sepanjang persidangan.

Saeful menerima putusan itu. Sedangkan jaksa pikir-pikir.

Saefuloh terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan Buku Aksara Sunda tahun 2010, dan melanggar pasal 2 ayat (1) UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kasus korupsi aksara Sunda itu terjadi pada tahun 2010, saat Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan pengadaan buku Aksara Sunda dalam DIPA sebagaimana telah diubah dalam DIPA senilai Rp 4,7 miliar. 

Baca: Ada Tersangka Lain Korupsi Buku Aksara Sunda

Dalam pelaksanaan pengadaan buku tersebut selain tidak tepat waktu, diduga telah terjadi kerja sama dengan percetakan menurunkan gramasi kertas dan kualitas cetak tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak. 

Selain Saeful, kasus tersebut juga menyeret nama mantan Kadisdik Jawa Barat Asep Hilman, yang hingga kini masih dalam proses pengadilan di Pengadilan Negeri Kota Bandung.


(SAN)