Menristek Dikti Petakan 3 Hal yang Buat Kualitas TKI Rendah

Roni Kurniawan    •    Kamis, 03 Nov 2016 12:04 WIB
pendidikan
Menristek Dikti Petakan 3 Hal yang Buat Kualitas TKI Rendah
Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Mohamad Nasir saat memberikan kuliah umum di Politeknik Manufaktur (Polman) Negeri Bandung. Foto: Metrotvnews.com/Roni

Metrotvnews.com, Bandung: Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Mohamad Nasir memberikan kuliah umum kepada mahasiswa di Politeknik Manufaktur (Polman) Negeri Bandung, Jalan Kanayakan, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis 3 November. 

Dalam kesempatan itu, Nasir membeberkan ada tiga faktor kenapa kualitas tenaga kerja asal Indonesia rendah dibandingkan negara lain.

Menteri Nasir menyampaikan kuliah umum bertema "Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi". Menurut dia, Indonesia sebetulnya memiliki sumber daya manusia (SDM) yang melimpah untuk bersaing di berbagai bidang.

Akan tetapi, tiga faktor yang masih melekat di Indonesia hingga kini membuat tenaga kerja Indonesia kesulitan bersaing dengan tenaga kerja di negara lain. Faktor pertama adalah korupsi yang kian menjamur.

"Termasuk di dalamnya pungli (pungutan liar). Jika ini bisa dimusnahkan, bukan tidak mungkin kita bisa lebih unggul dari Malaysia, Singapura, dan beberapa negara lainnya," kata Nasir.

Kedua, Nasir menyoroti lambatnya pelayanan dari berbagai instansi kepada masyarakat. Bahkan, kata Nasir, di kementerian yang ia pimpin pun kerap masih ada keterlambatan birokrasi.

"Kalau harusnya bisa dipermudah, kenapa dipersulit. Termasuk di kementerian saya. Saya harus mengubah cara dan menggoreng lagi agar birokrasi lebih mudah," tuturnya.

Ketiga, persoalan infrastruktur. Menurutny,a tak sedikit pekerja yang mendapat honor minim sehingga mempengaruhi kualitas kerja.

"Jika tiga pokok itu bisa atasi, bukan tidak mungkin kita bisa lebih bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Bahkan, bisa mengangkat Indonesia di kancah dunia untuk kualitas tenaga kerja," kata Nasir.


(UWA)