Dedi Mulyadi Desak Anggota DPRD Jabar Segera Melaporkan LHKPN

Jaenal Mutakin    •    Jumat, 04 Nov 2016 15:26 WIB
lhkpn
Dedi Mulyadi Desak Anggota DPRD Jabar Segera Melaporkan LHKPN
Bupati Dedi Mulyadi di kediamannya.(MTVN/Krisiandi)

Metrotvnews.com, Bandung: Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat, Deddy Mulyadi, menginstruksikan kepada seluruh fraksi Golkar di DPRD Jabar agar segera melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK)

"Seluruh Fraksi Golkar sudah diinstruksikan agar segera menyerahkan LHKPN kepada KPK paling telat dua minggu sekarang, Fraksi pun menyatakan siap," kata Deddy, saat dihubungi awak media, Jumat, (4/11/2016)

Deddy menjelaskan, KPK telah merilis tingkat kepatuhan DPRD Jabar sangat rendah dalam melaporkan harta kekayaan. Jumlahnya fantastis, 97 persen legislator di Jawa Barat belum melaporkan LHKPN.

"Dari laporan yang diterima, bukan enggan membuat LHKPN. Mereka awalnya beradu argumentasi terkait kewajiban LHKPN untuk pejabat negara. Anggota dewan beranggapan dalam Undang-Undang mereka mitra kerja pemerintah provinsi." ujarnya

Baca juga: Kesadaran Penyelenggara Negara Melaporkan LHKPN di Jabar Rendah

Menurut Deddy, anggota DPRD Provinsi mendapat penghasilan dan digaji oleh negara maka sudah selayaknya melaporkan LHKPN. Dedi memastikan tenggat waktu dua minggu sudah cukup dengan konsekuensi teguran hingga sanksi.

Selain anggota Fraksi Golkar DPRD Jabar, Deddy juga meminta kepala daerah asal Golkar yang masih rendah tingkat kepatuhannya untuk menjadikan hal ini komitmen bersama.

"Dulu Purwakarta sempat nilai rendah, tapi sekarang berubah menjadi baik," pungkasnya.
 


(MEL)