Polisi Tangkap Lima Perusak Bus Rombongan Umroh Bima Arya

Rizky Dewantara    •    Senin, 19 Feb 2018 12:35 WIB
penyerangan
Polisi Tangkap Lima Perusak Bus Rombongan Umroh Bima Arya
Lima pelaku pelemparan batu ke bus rombongan umroh calon Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang hendak menuju Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Sabtu, 17 Februari 2018. Foto: Istimewa

Bogor: Unit Reserse Kriminal Polsek Citeureup, Polres Bogor, menangkap lima pelaku pelemparan batu ke bus rombongan umroh calon Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang hendak menuju Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Sabtu, 17 Februari 2018, kemarin. Kelima pelaku berprofesi sebagai karyawan swasta.

“Mereka kami tangkap di lokasi yang berbeda, seperti AE, 26, ditangkap di Bogor Barat, AO, 25, di Tanah Sareal, SA, 25, di Ciampea, ESF, 23, di Citeureup, dan YS, 29, di Ciampea,” kata
Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky dalam keteranganya kepada Medcom.id, Senin, 19 Februari 2018.

Setelah ditelusuri, pelaku merupakan suporter bola Viking Persib Korwil Bogor Utara. Mereka berencana untuk mengadang suporter Persija yang ingin ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta untuk menonton pertandingan final Piala Presiden antara Persija vs Bali United.

Sebanyak 14 orang suporter Viking itu bersiap menyerang rombongan suporter Persija yang akan melintas di lokasi pinggir jalan Tol Jagorawi arah Jakarta KM 29, Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Diketahui, hanya lima orang melakukan pelemparan batu kepada bus rombongan jemaah umroh.

“Para pelaku mengira bus dengan nomor polisi F 7950 AA merupakan suporter Persija karena rombongan umroh Bima Arya menggunakan syal berwarna oranye, warna tersebut identik dengan Jakmania,” terang Dicky.

Para pelaku, sambung dia, akan dijerat Pasal 170 KUHP dengan tindak pidana melakukan kekerasan terhadap orang atau barang secara bersama-sama di muka umum. Kelimanya diancam hukuman penjara 5 tahun 6 bulan.


(SUR)