Tanggul Cironggeng Bandung Kerap Jebol

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 21 Feb 2018 19:19 WIB
bencana banjir
Tanggul Cironggeng Bandung Kerap Jebol
Ilustrasi banjir, Medcom.id

Bandung: Tanggul Cironggeng di Kota Bandung, Jawa Barat, kerap jebol. Sehingga saat hujan, warga di kawasan Cingised, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, pun khawatir.

Opik, 38, mengatakan ia dan warga waspada saat hujan deras turun. Apalagi, bila hujan disertai dengan angin kencang.

Ketua RT 03 RW 06 itu khawatir tanggul tak sanggup menampung aliran sungai saat hujan turun. Bila tanggul jebol, maka luapan air dari sungai Cironggeng yang tertahan akan mengalir. Warga berpotensi terdampak banjir misal di Arcamanik, Sukamiskin, Sentra Dago, hingga Jalan Jakarta.

"Sekarang memang tidak banjir. Tapi kalau tanggulnya jebol, ya di sini pasti banjir," kata Opik.

Air yang melewati titik bocor di tanggul dapat meluap ke rumah warga. Jarak antara tanggul dengan rumah kurang lebih 15 meter.

"Kalau hujan besar dan khawtair banjir, biasanya saya langsung tutup kirmirnya (pintu tanggul)," lanjut Opik.

Dayat, 49, warga setempat, mengaku kondisi tanah tanggul labil. Jadi tanggul kerap jebol. Terakhir kali, tanggul jebol pada 31 Desember 2017 lalu Akibatnya banjir kembali menggenangi rumah warga.

Tanggul terakhir kali diperbaiki pada 4 Januari 2018,  hingga sekarang masih belum banjir lagi tapi warga selalu waspada terutama ketika hujan deras datang. Oleh sebab itu diberikan solusi pembuatan pintu air dan kirmir di ujung Jalan Cisaranten kidul bila meluap pintu air segera ditutup


(RRN)