Cemari Citarum, Prajurit TNI Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 22 Jan 2018 18:49 WIB
lingkungan hidup
Cemari Citarum, Prajurit TNI Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Aliran Sungai Citarum di kawasan Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, Senin 15 Januari 2018, Ant - Raisan Al Farisi

Bandung: Kodam III Siliwangi, Jawa Barat, akan menindak tegas oknum TNI yang menjadi tersangka pencemaran Sungai Citarum melalui pembuangan limbah medis. Kini, tersangka menjalani proses hukum dan ditahan oleh Pom Kodam III Siliwangi.

Komandan POM Kodam III Siliwangi Kolonel Cpm Andrey Satwika Yogaswara mengatakan tersangka berinisial TD. Tersangka mengelola sebuah perusahaan dalam bidang pembuangan limbah medis dari rumah sakit di Desa Panuragan, Kecamatan Panuragan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Setelah diselidiki, lanjut Andrey, perusahaan itu membuang limbah medis ke Sungai Citarum. Andrey menegaskan tindakan itu fatal dan merusak lingkungan.

"Kami sudah memeriksa saksi 20 orang. Kami akan menelusuri karena tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya. Tersangka TD diancam hukuman penjara maksimal 10 tahun," kata Andrey di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Senin 22 Januari 2017.

‎Selain itu, Andrey menegaskan Kodam III Siliwangi menangapi serius kasus tersebut dan berupaya mengungkap pihak-pihak yang terlibat. Pihaknya pun berkoordinasi dengan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) Mabes TNI AD.

"Termasuk berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keungan (PPATK) untuk mengetahui kemana saja aliran dana tersebut diterima, termasuk siapa saja personil yang dicurigai," tandasnya.

TD disangkakan telah melanggar Pasal 98 dan 104 undang-undang tentang pengelolaan lingkungan. 



(RRN)