Penganiaya Anak Tiri Mengaku Khilaf

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 03 Jul 2018 17:58 WIB
penganiayaan anak
Penganiaya Anak Tiri Mengaku Khilaf
Penganiaya anak tiri saat diperiksa di Mapolresta Depok. (Foto: Octavianus Dwi Sutrisno)

Depok: Pelaku penganiayaan anak tiri, RD, mengaku khilaf. RD mengaku spontan menganiaya bocah perempuan berumur dua tahun, SA, tersebut. SA mengalami luka akibat kejadian tersebut.

"Saya pusing, baru pulang kerumahnya habis cari kerjaan lihat anak nangis terus ya udah, saya emosi," ujarnya di Mapolresta Depok, Jalan Margoda Raya, Depok, Jawa Barat, Selasa, 3 Juli 2018. 

RD mengaku pusing mendengar tangisan anak tirinya, karena belum mendapatkan pekerjaan. Dia mengaku, penganiayaan dilakukan di depan sang istri. 

"Saya minta maaf, khilaf sudah melakukan tindakan seperti itu juga kepada abang - abang ipar saya," ungkap RD dibalik penutup wajah warna hitam.

RD menampik tuduhan dirinya memukul korban. Dia mengaku hanya menyentil korban. Namun, di bagian wajah korban terdapat lebam. 

"Saya mengaku salah dan mempertanggung jawabkan semua kesalahan saya," pungkasnya.



(LDS)