Bos Miras Oplosan Cicalengka Punya Kebun Sawit

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 19 Apr 2018 16:21 WIB
razia mirasmiras oplosan
Bos Miras Oplosan Cicalengka Punya Kebun Sawit
Ekspos kasus penangkapan Syamsudin Simbolon, bos miras oplosan maut Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Kabupaten Bandung: Polisi menangkap Syamsudin, bos miras oplosan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, di wilayah Sumatera Selatan pada Kamis 19 April 2018. Dia diketahui memiliki kebun sawit di kawasan perbatasan Jambi dan Sumsel.

"Setelah diketahui tersangka ada di situ, kita langsung lakukan penindakan kita bawa ke Jakarta dulu, lalu langsung ke Bandung," kata Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto, di Kabupaten Bandung, Kamis, 19 April 2018.

(Baca: Bos Miras Oplosan Cicalengka Ditangkap)

Hasil laboratorium forensik membuktikan kandungan miras oplosan buatan pabrik Syamsudin. Miras ini diduga menjadi penyebab tewasnya puluhan korban di Jawa Barat karena mengandung metanol dan alkohol.

"Karakteristik dari metanol ini mata berlinang, sesak, mual muntah hingga akhirnya susah bernapas lalu berujung kematian. Namun, efeknya tergantung dari kekuatan tubuh masing-masing korban," tandasnya.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan penyidik kepolisian yang menangani kasus tersebut agar menerapkan pasal maksimal terhadap tersangka. Sebab, korban jiwa akibat miras oplosan tersebut jumlahnya tak sedikit.

"Paling maksimal, yaitu UU 204 KUHP ayat 1 dan 2 dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup," kata Syafruddin.

(Baca: 112 Warga Tewas akibat Miras Oplosan)


 


(SUR)