Pelajar SMK di Tangerang Luka Berat akibat Dikeroyok

Hendrik Simorangkir    •    Kamis, 16 Aug 2018 18:56 WIB
penyerangan
Pelajar SMK di Tangerang Luka Berat akibat Dikeroyok
Tujuh pelajar ditangkap polisi di Tangerang, Kamis, 16 Agustus 2018, setelah menyerang kelompok siswa lain, Medcom.id - Hendrik

Tangerang: Tindak kekerasan antarpelajar terjadi di Jalan Benteng Betawi, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Satu pelajar SMK swasta di Cikokol, TH, luka berat dikeroyok kelompok siswa lain.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono mengatakan, kejadian tersebut bermula saat TH sedang mengendarai sepeda motor bersama lima temannya melintas di lokasi kejadian. Tiba-tiba, 20 pelajar dari SMK lainnya mengadang. Penyerangan pun terjadi.

"Karena kalah jumlah, korban dan teman-temannya lari. Tapi korban tertangkap dan dikeroyok menggunakan benda tajam berupa celurit dan penggaris mistar yang telah diasah menjadi tajam oleh pelaku," ujar Ewo di Mapolsek Tangerang, Kamis 16 Agustus 2018. 

Korban mendapatkan luka bacok di punggung sebelah kiri. Mata sebelah kiri cedera karena siraman air keras. Warga yang berada di lokasi kejadian membawa TH ke RSUD Kota Tangerang.

"Teddy mengalami luka serius di bagian punggung, mata, kepala, dan kaki, dan kini korban sedang mendapat perawatan di RSUD Kota Tangerang. Kabarnya korban telah dilakukan operasi," kata Ewo.

Melihat korbannya bersimbah darah, Ewo menjelaskan, para pelaku pengeroyokan sebanyak tujuh orang melarikan diri.

"Kami berhasil menangkap ketujuh pelaku pengeroyokan tersebut yaitu berinisial TS (17), AW (16), A (16), MS (17), AK (15), MF (16), dan J (16), pada hari itu juga. Sementara, 14 orang lainnya tidak terlibat," ucapnya. 

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti yang digunakan dalam mengeroyok korban yakni senjata tajam celurit dan mistar penggaris yang telah dimodifikasi. Ketujuh pemuda dijerat Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang yang mengakibatkan luka berat.


(RRN)