Polda Jabar Butuh Bantuan Warga Identifikasi Terduga Teroris

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 30 May 2017 15:43 WIB
terorisme
Polda Jabar Butuh Bantuan Warga Identifikasi Terduga Teroris
Polisi mendatangi rumah di Cibangkong, Bandung, yang diduga ditempati terduga peledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, MTVN - Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Detasemen Khusus 88 Antiteror terus melacak keberadaan teroris, termasuk di wilayah Jawa Barat. Pasalnya, kelompok teroris diduga jarang bersosialisasi dengan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan polisi berkoordinasi dengan masyarakat untuk mempersempit ruang gerak terduga teroris. Bila ada yang mencurigakan, warga diminta untuk melapor ke polisi. "Biasanya terduga teroris jarang bersosialisasi dengan masyarakat. Makanya kami membutuhkan peran serta masyarakat untuk mengidentifikasi mereka," ujar Yusri di Kota Bandung, Selasa 30 Mei 2017.

(Seorang warga melihat karangan bunga belasungkawa atas ledakan bom yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta, MI - Bary Fathahilah)
Yusri mengatakan pengawasan di sejumlah lokasi di kawasan Jabar diperketat. Polisi terus berpatroli di sejumlah titik, misalnya stasiun dan terminal.

"Kami gerakkan unit Patroli, untuk melakukan pengawasan di tempat - tempat rawan kejahatan dan keramaian," tandasnya.

Beberapa hari lalu Densus 88 dan Polda Jabar menggeledah dua rumah setelah bom meledak di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Penggeledahan dilakukan di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Baca: Polda Benarkan Penggeledahan Rumah di Bandung Terkait Ledakan Bom

Rumah di Kota Bandung ditempati warga berinisial INS. Sedangkan rumah di Kabupaten Bandung ditempati AS. Dua orang itu disebut sebagai terduga pelaku peledakan bom di Kampung Melayu.

Dari pengembangan penyelidikan, petugas membekuk tiga orang diduga terlibat dalam jaringan teror bom.

Lihat video:
Dua ledakan terjadi di Terminal Kampung Melayu pada Rabu malam 24 Mei 2017. Polisi menyatakan ledakan berasal dari bom.

Lima orang tewas dalam kejadian tersebut. Tiga di antaranya polisi yang tengah bertugas di sekitar lokasi kejadian. Sedangkan dua lainnya diduga pelaku peledakan bom. 

Baca: Ledakan di Terminal Kampung Melayu Dua Kali

Kejadian itu juga melukai belasan orang. Mereka mendapat perawatan di tiga rumah sakit di sekitar Kampung Melayu. Namun sepekan setelah kejadian, korban tewas sudah dimakamkan. Sementara korban luka sudah pulang ke rumah masing-masing.



(RRN)