TPA Burangkeng Bekasi Melebihi Kapasitas

Antonio    •    Senin, 21 Jan 2019 19:01 WIB
sampahlingkungan hidup
TPA Burangkeng Bekasi Melebihi Kapasitas
Ilustratsi: TPA Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi.

Bekasi: Tempat pembuangan akhir (TPA) Burangkeng milik Pemerintah Kabupaten Bekasi di Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat telah melebihi kapasitas daya tampung sampah atau overload.

Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto mengatakan saat ini tinggi tumpukan sampah yang idealnya 15 meter, kini telah mencapai 20 meter. Jika tidak diperluas, maka tinggi tumpukan sampah berpotensi terus bertambah.

"Belum ada perluasan, kami maksimalkan tempat yang ada," kata Dodi di Bekasi, Senin, 21 Januari 2019.

Untuk mengatasi persoalan kelebihan kapasitas tersebut, pihaknya menumpuk sampah pada setiap zona secara bergilir. Jika salah satu zona sudah tinggi, maka sampah akan ditumpuk dan sampah yang baru datang akan dibuang ke zona lainnya. Hal itu juga dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya longsoran sampah.

Ia menyatakan, pengolahan sampah masih menggunakan sistem sanitary landfill. Karena,  belum ada teknologi untuk mengolah sampah di TPA Burangkeng.

Saat ini sambung, Dodi, produksi sampah di Kabupaten Bekasi mencapai sekitar 1.500 ton/hari. Tapi, yang dikirim ke TPA Burangkeng hanya sekitar 800 ton/hari. Karena, keterbatasan truk sampah.

Pasalnya, dengan 23 kecamatan yang terdiri dari 180 desa dan 7 kelurahan, Pemkab Bekasi baru memiliki sebanyak 102 truk sampah yang tersebar di sejumlah wilayah.



(ALB)