Akses Putar Arah di Sejumlah Titik di Bandung Ditutup

P Aditya Prakasa    •    Selasa, 16 Oct 2018 11:34 WIB
lalu lintas
Akses Putar Arah di Sejumlah Titik di Bandung Ditutup
Polisi dan Dishub Kota Bandung menutup akses putar arah di Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Selasa 16 Oktober 2018

Bandung: Polrestabes Bandung dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melakukan penutupan akses putar arah atau U-turn, di sejumlah titik di Kota Bandung. Penutupan itu dilakukan karena menjadi salah satu penyebab kemacetan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza Pratidina mengatakan, penutupan U-turn yang dilakukan saat ini masih dalam tahap uji coba. Setelah terlihat dampak arus lalu lintas menjadi lebih baik maka akan diberlakukan secara permanen.

Salah satu contoh yang dilakukan penutupan oleh polisi maupun Dishub, yaitu di Jalan Sentot Alibasyah menuju Dipenogoro. Kemacetan disebabkan itu lantaran kendaraan dari arah Sentot Alibasyah kebanyakan memutar arah di Jalan Dipenogoro.

"Memang ada hambatan-hambatan karena memang terlalu banyak putar arah yang menjadi hambatan. Kalau mengurangi putar arah memang nanti," kata Reza.

Reza mengatakan ada sejumlah titik juga yang berpotensi untuk direkayasa karena menjadi biang kemacetan. Namun, hal itu perlu kajian lebih mendalam. 

"Ke depan mungkin ada di jalur Dago, mulai dari Simpang Dago sampai ke atas. Di mana Dago sampai Jalan Jajaway itu dua kilometer, tapi di jalur tersebut ada 19 titik U-turn. Itu yang menyebabkan kemacetan di jalur Dago tersebut," kata Reza.

"Sebenarnya banyak yang bisa jadi potensi, tapi bertahap. Dikaji dulu mana yang bisa. Ini kita lihat dulu dampaknya apakah menjadi lebih baik atau tidak," ucap Reza menambahkan.

Menurut salah seorang pengendara mobil yang melintas di Jalan Dipenogoro, Agus Warsudi, 40, mengatakan tidak masalah dengan rekayasa jalan yang dilakukan oleh polisi maupun Dishub.

"Saya sih gak masalah selama bisa mengurangi kemacetan di Bandung. Tapi memang mutarnya agak lebih jauh, karena harus memutar di depan Pusdai," ucap Agus.



(ALB)